Suara.com - Seorang laki-laki bernama Peter Hasudungan Valentino (29) tewas saat sepeda motor gede, Suzuki Hayabuza berplat nomor B 3102 PM yang dikendarainya, menabrak separator taman. Insiden itu terjadi di dekat Bundaran Pondok Indah di Jalan Raya Metro Pondok Indah, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Senin (24/4/2017) pukul 01.00 WIB dini hari.
"(Pengemudi) kehilangan kendali dan terjatuh menabrak separator taman, sehingga terjadi kecelakaan lalu lintas," kata Kepala Sub Bagian Hubungan Masyarakat Polres Metro Jakarta Selatan Komisaris Polisi Purwanta, Senin (24/4/2017).
Warga Pejaten Timur, Jakta Selatan itu mengalami luka berat di bagian kepala dan langsung meninggal dunia di lokasi. Kendaraan korban juga mengalami rusak parah di bagian depan. Bahkan, dari kecelakaan tersebut, blok mesin bagian kiri dari sepeda motor berkapasitas 1000 Cc itu sampai pecah.
Mendengar informasi kecelakaan tersebut, anggota polisi lantas mendatangi lokasi. Jenazah dari kecelakaan tersebut juga sudah dilarikan ke Rumah Sakit Fatmawati, Jaksel untuk kepentingan autopsi. Bangkai sepeda motor yang mengalami rusak parah juga sudah dibawa ke kantor polisi sebagai barang bukti.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Mirip-mirip One Piece, Wibu Jogja Sebut Penguasa Saat Ini Menindas Rakyat Kecil
-
Sambil Menangis, Kepala BGN Ungkap Kekecewaan: Saya Tak Tega, Niat Baik Prabowo Dikhianati
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Komunitas Muratara Bernafas: Penertiban PETI Percuma Tanpa Penataan Wilayah dari Pemerintah
-
Peneliti UGM Pastikan Api di Rumah Sleman Bukan dari Gas Alam, Lalu Apa Pemantiknya?
-
Turun ke Posko dan SMAN 3 Semarang, Ahmad Luthfi Pastikan SPMB Jateng Berjalan Lancar
-
Siapa ANH? Pria yang Ditetapkan Sebagai Tersangka karena Bawa Bom Molotov saat Demo 12 Juni
-
Peneliti UGM Tamatkan Misteri Rumah Api di Sleman: Bukan Dipicu Gas Alam atau Medan Elektromagnetik
-
BGN Tegaskan Tuduhan Pembagian Dana MBG kepada Presiden adalah Hoaks
-
Saran Connie Bakrie ke Prabowo: Suruh Teddy Libur Dulu, Saatnya Dengar Orang-orang Berpengalaman