Calon Gubernur DKI Jakarta nomer urut tiga Anies Baswedan menggunakan hak pilih di TPS 28 Cilandak,Jakarta, Rabu (19/4).
Calon gubernur Jakarta Anies Baswedan percaya diri dapat merealisasikan program perumahan rakyat dengan uang muka (down payment) 0 rupiah. Dia akan membuktikan kepada kalangan yang selama ini menganggap program tersebut mustahil dilakukan di Jakarta.
"Nanti sesudah diumumkan (kemenangan), akan kami tunjukkan (program rumah DP 0 rupiah). Nanti kami yakin yang merasa tidak realistis, ketika sudah lihat tetangga daftar, akan ikut (daftar) juga," kata Anies di posko kampanye Anies-Sandiaga, Jalan Cicurug, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (25/4/2017).
Pasangan Sandiaga Uno tersebut memastikan akan banyak private sector yang mendukung program tersebut. Sayangnya, Anies tidak menyebut siapa saja private sector yang dimaksud.
"Begitu pemerintah ambil arah, private sector langsung kick in. Itu pasti. Ini yang selalu kami katakan, ini soal keberpihakan, begitu ada keberpihakan kepada warga, disiapkan mekanisme, lalu berbondong-bondong akan mulai," tutur Anies.
Menurut Anies pemerintah di bawah kepemimpinan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat kurang berpihak kepada warga kelas menengah ke bawah.
"Pertanyaan kami, kenapa selama ini tidak berpihak? Kami yakin private sector punya banyak skema yang dipakai, ini bukan hanya di Indonesia, di tempat lain juga ada," ujar Anies.
Dia menegaskan perekonomian Indonesia seharusnya dikelola negara untuk mensejahterakan Program pemerintah, kata dia, sudah seharusnya mengedepankan azas keberpihakan kepada rakyat.
"Kami akan lihat sambil jalan. Yang jelas kami senang bila semua terlibat. Makin banyak terlibat, bukan hanya BUMD dan pemerintah, tapi private sector, maka makin cepat warga Jakarta punya rumah," kata Anies.
"Nanti sesudah diumumkan (kemenangan), akan kami tunjukkan (program rumah DP 0 rupiah). Nanti kami yakin yang merasa tidak realistis, ketika sudah lihat tetangga daftar, akan ikut (daftar) juga," kata Anies di posko kampanye Anies-Sandiaga, Jalan Cicurug, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (25/4/2017).
Pasangan Sandiaga Uno tersebut memastikan akan banyak private sector yang mendukung program tersebut. Sayangnya, Anies tidak menyebut siapa saja private sector yang dimaksud.
"Begitu pemerintah ambil arah, private sector langsung kick in. Itu pasti. Ini yang selalu kami katakan, ini soal keberpihakan, begitu ada keberpihakan kepada warga, disiapkan mekanisme, lalu berbondong-bondong akan mulai," tutur Anies.
Menurut Anies pemerintah di bawah kepemimpinan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat kurang berpihak kepada warga kelas menengah ke bawah.
"Pertanyaan kami, kenapa selama ini tidak berpihak? Kami yakin private sector punya banyak skema yang dipakai, ini bukan hanya di Indonesia, di tempat lain juga ada," ujar Anies.
Dia menegaskan perekonomian Indonesia seharusnya dikelola negara untuk mensejahterakan Program pemerintah, kata dia, sudah seharusnya mengedepankan azas keberpihakan kepada rakyat.
"Kami akan lihat sambil jalan. Yang jelas kami senang bila semua terlibat. Makin banyak terlibat, bukan hanya BUMD dan pemerintah, tapi private sector, maka makin cepat warga Jakarta punya rumah," kata Anies.
Komentar
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Ngeri! Calon Saksi di PN Jakarta Barat Dikejar dan Dianiaya, Videonya Viral di Medsos!
-
Jadi Mobil Prabowo Selama KTT di Filipina, Maung Garuda Ternyata Diterbangkan Pakai Airbus TNI AU
-
Nyempil di Antara 320 WNA, Satu WNI 'Alumni' Kamboja Jadi CS Judi Online Markas Hayam Wuruk!
-
Hercules Semprot Amien Rais soal Prabowo-Teddy: Jangan Bicara Kayak Preman Pasar!
-
Menaker Dorong Talenta Muda Jadi Inovator melalui Talent & Innovation Hub
-
Operasi SAR Dukono Ditutup! 3 Pendaki Termasuk 2 WNA Ditemukan Tewas Tertimbun Pasir Vulkanik
-
Tolak Ratusan Miliar dari Jenderal demi Setia ke Prabowo, Hercules: GRIB Itu Petarung!
-
Hercules Ngaku Ditawari Jenderal Ratusan Miliar agar Tak Dukung Prabowo di Pilpres 2024
-
Nobar Persija vs Persib: 13 Titik di Jakpus Dijaga TNI-Polri
-
Terungkap! Ini Alasan Ahmad Dedi Lari Hindari Wartawan Usai Diperiksa KPK Kasus Korupsi Bea Cukai