Suara.com - Pemerintah Provinsi Jakarta di bawah pemerintahan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat meraih dua penghargaan dari Badan Perencanaan Pembangunan Nasional.
Jakarta meraih juara I kategori provinsi dengan inovasi terbaik dalam perencanaan dan juara II untuk kategori provinsi dengan kategori perencanaan terbaik.
"Penghargaan dari tiga kategori kami (DKI) dapat dua. Satunya perak, satunya juara satu," kata Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (26/4/2017).
Penghargaan tersebut diterima Ahok langsung dari Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro di Hotel Bidakara, Pancoran, Jakarta Selatan.
Pada tahun lalu, DKI meraih empat penghargaan dari enam kategori. Kategori Provinsi dengan Perencanaan Terbaik, Provinsi dengan Perencanaan Inovatif, Provinsi dengan Perencanaan Progresif, serta Milenium Development Goals 2016, terbaik I kategori tingkat pencapaian MDGs tertinggi tahun 2015.
"Tahun lalu dari enam kategori dapat empat. Ini dari tiga kategori dapat dua ya," kata Ahok.
Ahok memuji Kepala Bappeda DKI Jakarta Tuty Kusumawati yang punya kontribusi besar. Jakarta, kata Ahok, hanya kalah dua angka dari Yogyakarta dalam kategori perencanaan terbaik.
"Ini kerja baik tim Ibu Tuty, semua kerja baik. Kita hanya kalah 0.02 dari Yogya. Soal perencanaan mungkin Yogya lebih bagus, angka cuma kalah 0.02 saja. Kalau nggak dua-duanya emas harusnya," kata Ahok.
Berita Terkait
-
Ahok Adu Mulut dengan Pengacara Kasus LNG, Hakim Sampai Harus Turun Tangan
-
Ahok Ngamuk di Sidang Korupsi LNG Pertamina: Saya Paling Benci Korupsi, Akan Saya Sikat!
-
Ahok Jadi Saksi Sidang Kasus Korupsi LNG Pertamina Rp1,7 Triliun, Irit Bicara Saat Tiba di Tipikor
-
Kesaksian Ahok di Kasus Korupsi Pertamina Bikin Geger, Sentil Menteri BUMN
-
Pakar UGM Bongkar Akar Masalah BUMN: Titipan Politik Bikin Rugi dan Rawan Korupsi
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Dewan Perdamaian Lumpuh: Pembicaraan Tertunda Akibat Perang Iran
-
Dampak Perang Iran-AS-Israel: Bagaimana Nasib Ekonomi-Politik Indonesia?
-
Di Balik Serangan ke Iran: Apa yang Ingin Dicapai AS dan Israel?
-
38 Ribu Jemaah Umrah Tertahan Akibat Konflik Timur Tengah, Rano Karno: Jalur Transit Berhenti Total
-
Jalur Minyak Dunia Terancam! Begini Upaya RI Bebaskan 2 Kapal Pertamina Terjebak di Selat Hormuz
-
Tensi Timur Tengah Memanas, Menlu Sugiono Telepon Menlu UEA hingga Prabowo Siap Mediasi ke Teheran
-
Drone Serang Militer Inggris Bukan dari Iran, Diduga Berasal dari Dekat Lebanon
-
Eks Kader PDIP Nina Agustina Resmi Gabung PSI, Perkuat Basis di Jawa Barat
-
Korban Jeffrey Epstein Dapat Ganti Rugi Rp550 Miliar
-
Cegah Perang Meluas, Macron Desak Netanyahu Batalkan Serangan Darat ke Lebanon