Suara.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih Sandiaga Uno memastikan tetap menolak proyek reklamasi pantai utara Jakarta, meskipun proyek tersebut kabarnya akan diambil alih oleh pemerintah pusat.
"Reklamasi akan kita sesuaikan dengan rencana kerja kita, yaitu kita menolak reklamasi. Detailnya nanti akan dijabarkan oleh tim," kata Sandiaga di Balai Sudirman, Jakarta Selatan, Kamis (4/52017).
"Oleh tim yang akan ditunjuk untuk membahas khusus spesifik soal reklamasi," lanjutnya.
Sebelumnya diberitakan, Sandiaga dan timnya masih brembug membahas soal formulasi untuk menghentikan mega proyek tersebut. Menurutnya, kajiannya harus tepat dan akurat.
"Nanti formulasi, tim yang akan menghadirkan suatu kebijakan yang bisa adopsi janji kita dan dipastikan kebijakan yang lebih berpihak pada nelayan," ujar Sandiaga.
Setelah dilantik pada Oktober mendatang, ia akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat perihal program-program yang akan dijalankan.
"Setelah Oktober kita mendapatkan mandat dan dilantik, itu bisa kita lakukan sebagai program sosialisasi atas realisasi janji kita," kata Sandiaga.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
Terkini
-
Gus Ipul Serukan Gerakan Peduli Tetangga, Perkuat Data Lindungi Warga Rentan
-
Sudah Tiba di Jakarta, PM Australia Segera Bertemu Prabowo di Istana
-
Gus Ipul dan Kepala Daerah Komitmen Buka 8 Sekolah Rakyat Baru
-
RS Tolak Pasien karena JKN Nonaktif, Mensos Gus Ipul: Mestinya Disanksi BPJS, Tutup Rumah Sakitnya
-
Mensos Gus Ipul: RS Tak Boleh Tolak Pasien BPJS Penerima Bantuan Iuran
-
Wamendagri Wiyagus Lepas Praja IPDN Gelombang II, Percepat Pemulihan Pascabencana Aceh Tamiang
-
Kasatgas PRR Ingatkan Pemda yang Lambat Kirim Data Penerima Bantuan Bencana
-
Satgas PRR Resmikan Huntara di Tapanuli Selatan dan Tujuh Kabupaten Lain Secara Serempak
-
Kasus Tragis Anak di Ngada NTT, Pakar Sebut Kegagalan Sistem Deteksi Dini dan Layanan Sosial
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!