Suara.com - Massa yang digalang GNPF MUI untuk melakukan aksi massa anti Ahok, mulai ramai memadati Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Jumat (5/5/2017).
Pantauan suara.com, hingga pukul 09.00 WIB, massa terus berdatangan. Mereka membawa sejumlah atribut seperti bendera dan mobil komando yanng sudah disiapkan untuk berorasi.
Aparat keamanan gabungan TNI dan Polri juga tampak ketat menjaga kawasan Istiqlal.
Namun, aparat belum menutup ruas jalan di depan masjid. Karenanya, kendaraan roda dua maupun roda empat masih bebas berlalu lalang di daerah tersebut.
Tak hanya aparat keamanan dan massa aksi, pedagang juga ikut memadati kawasan Istiqlal. Rata-rata mereka menawarkan atribut kopiah, minyak wangi, dan penganan.
Untuk diketahui, GNPF kembali menggelar aksi dengan dalih menjaga independensi persidangan perkara Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).
Aksi ini dilakukan menjelang pembacaan putusan majelis hakim terhadap Ahok pada Selasa, 9 Mei 2017.
Kelompok anti-Ahok tidak puas terhadap karena Gubernur DKI Jakarta itu hanya ditunt satu tahun penjara dengan dua tahun masa percobaan.
Awalnya massa aksi, akan melakulan jalan kaki dari Masjid Istiqlal ke Mahkamah Agung, seusai salat Jumat hari ini.
Baca Juga: Malam Ini, Istiqlal Didatangi Massa Anti Ahok yang Bakal Aksi 313
Namun, merujuk informasi yang beredar, rencana tersebut dibatalkan dan massa hanya akan berkumpul di Istiqlal.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat