Suara.com - Gelombang pasang kebangkitan ideologi dan kelompok neo-Nazi dan neo-Fasisme di benua Eropa semakin menguat. Bahkan, di negeri asalnya sendiri, Jerman, banyak tentara yang secara diam-diam mendukung gerakan tersebut.
Hal tersebut ditunjukkan dengan penemuan banyak atribut NAZI dan Adolf Hitler di barak-barak militer Jerman.
Terbaru, seperti dilansir Daily Mail, Senin (8/5/2017), memorabilia Nazi tersebut ditemukan di pangkalan angkatan darat Jerman, Donauschingen, yang sudah dekat dengan perbatasan Prancis.
Setelah hal itu tersibak, Inspektur Jenderal Volker Wieker memerintahkan seluruh barak tentara Jerman harus dirazia secara rutin.
"Ini memalukan. Rakyat Jerman dulu hidup sengsara karena Nazi. Tentara seharusnya bisa merasakan keinginan rakyat. Tidak boleh ada satu pun tentara yang berpedoman terhadap Nazi,” tegas Wieker.
Ia mengatakan, setiap tentara yang kedapatan menyimpan atribut atau membuat dekorasi barak ala Nazi akan dihukum sesuai ketentuan militer.
Selain itu,Wieker juga akan semakin mengetatkan dan mengintensifkan indoktrinasi terhadap militer untuk mencegah benih-benih pemikiran neo-Nazi.
Dalam razia yang digelar, polisi militer menemukan lencana swastika dan helm baja tentara Nazi era Perang Dunia II.
Ada pula tentara yang menyimpan pistol, sabuk amunisi dan senjata mesin peninggalan PD II dari tentara Hitler.
Baca Juga: Tiga Tim Dipastikan Lawan Timnas di Bali, Salah Satunya Espanyol
Razia itu juga dilakukan setelah peristiwa tentara AD Jerman, Letnan Albrecht tepergok ingin melakukan serangan bom di penampungan pengungsi. Setelah ditangkap, sang letnan mengakui berideologi kanan atau neo-Nazi.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Tensi Tinggi! Jose Mourinho Boikot Konferensi Pers Jelang Real Madrid vs Benfica
-
Gunung Dempo Masih Waspada, Warga Pagaralam Diminta Jangan Abaikan Imbauan Ini
-
Alfamart-Indomaret Tak Boleh Ekspansi, Kopdes Merah Putih Prabowo Takut Tersaingi?
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
Terkini
-
PT SPC Akui Produksi 39 Ribu Chromebook Berkat Bocoran Spek Sebelum Tender Kemendikbud
-
Pria Ngaku Aparat Aniaya Tiga Pegawai SPBU Cipinang Ditangkap
-
Taring Kekuasaan di Pom Bensin: Kala Pegawai SPBU yang Dihajar Karena Menegakkan Aturan
-
Anggota Komisi IX DPR Dorong Pembayaran THR Maju H-14, Ini Alasannya
-
Dirut Supertone Ngaku Untung 'Dikit' dari Laptop Chromebook di Tengah Kasus Korupsi Rp 2,18 Triliun
-
KPK Periksa Anggota DPRD Pati, Dalami Komunikasi Terkait Isu Pemakzulan Sudewo
-
Soal Ambang Batas Parlemen, PKS Usul Jalan Tengah Stembus Accord Agar Suara Rakyat Tak Hilang
-
Pemkot Jakbar Tanggapi Soal Penolakan Pembangunan Rumah Duka dan Krematorium di Kalideres
-
KPK Dalami Dugaan Pengkondisian Proyek di Pati oleh Tim 8 Sudewo
-
Fokus Lulusan SMK-SMA: Inilah Syarat Baru Pemerintah Agar TKI Bisa Kerja di Luar Negeri