Suara.com - Presiden Joko Widodo bertemu dengan Sri Wahyuni atau dikenal Sri Susu Kedelai di ruang tunggu Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma Jakarta, pada Sabtu (13/5/2017). Pertemuan ini menjelang Jokowi bertolak ke China untuk kunjungan kenegaraan.
Sri adalah seorang Ibu yang memiliki nazar berjalan kaki dari rumahnya di Dukuh Bolo, Desa Banaran, Kecamatan Sambungmacan, Kabupaten Sragen, Provinsi Jawa Tengah, menuju Istana Negara, Jakarta, sejak tanggal 21 April lalu.
Nazar tersebut dilakukan sebagai bentuk rasa syukurnya atas kemenangan Jokowi pada pemilihan presiden (pilpres) 2014 lalu.
Dalam pertemuan tersebut, Sri memberikan seekor ayam jago kepada Jokowi sebagai hadiah. Dirinya juga berharap mantan Wali Kota Solo itu akan kembali mengemban amanah sebagai Presiden pada Pilpres 2019 mendatang.
"Saya bawa ayam jago mudah-mudahan Bapak (Jokowi) 2019 bisa jadi Presiden lagi," ujar Sri.
Selain melaksanakan nazar, Sri juga mempromosikan susu sari kedelai produksi usaha mikro kecil menengah (UMKM) yang dirintisnya di Sragen, Jawa Tengah.
Ia berharap, Jokowi berkenan meluangkan waktunya berkunjung ke rumah produksi susu sari kedelainya. Apalagi Jokowi dinilai sangat mendukung pertumbuhan UMKM di Tanah Air.
Mudah-mudahan Bapak (Joko Widodo) suatu saat nanti bisa berkunjung di gubuk produksi sari kedelai saya," ucap dia.
Menutup pertemuan tersebut, mantan gubernur DKI Jakarta ini mengajak Sri untuk berfoto bersama. Bahkan buku agenda yang berisi catatan perjuangan Sri saat berjalan kaki dari Sragen menuju Jakarta pun turut ditandatangani oleh Kepala Negara.
Baca Juga: Pesta Gol di Kandang Stoke, Arsenal Jaga Asa ke Eropa Musim Depan
Berita Terkait
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Diversifikasi Kearifan Lokal Desa Citengah dalam Pengembangan Desain Batik
-
Bisakah Sea Farming Berbasis Adat Menyelamatkan Ekonomi Nelayan Pesisir?
-
Indonesia Hadapi Tiga Krisis Lingkungan: Apa Dampaknya dan Apa yang Bisa Dilakukan?
-
Cerita Rocky Gerung Bantu Prabowo 'Serang Balik' Jokowi lewat Buku Francis Fukuyama
-
PDIP Soroti Prajurit TNI di Bawah Kendali BOP: Beresiko Tinggi Secara Politik Maupun Militer
-
Bamsoet Kenalkan Buku Prabowo: Politik Akal Sehat Tanpa Panggung, Ungkap Sikap Ekonomi-Politik
-
Gerindra Imbau Para Pengusaha dan Taipan Bertaubat: Umur Gak Ada yang Tahu
-
Bukan Sekadar Hujan Biasa! Ini Alasan Ilmiah BMKG Prediksi Curah Hujan Ekstrem Pekan Depan
-
Dialog dengan Wakil Presiden RI dan Kementerian Pariwisata, InJourney Paparkan Usulan Strategis
-
Bamsoet Sebut Prabowo Ogah Punya Lawan, Singgung Tom Lembong dan Hasto Kristiyanto