Suara.com - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan memberikan bantuan ke Kabupaten Seluma, Provinsi Bengkulu. Bantuan tersebut diberikan sebagai wujud memberikan dukungan pengembangan pendidikan dan kebudayaan di daerah tersebut yang belum lama terbentuk berdasarkan Undang-undang Nomor 3 Tahun 2003, pemekaran dari Kabupaten Bengkulu Selatan.
“Pada kesempatan ini Kemendikbud memberikan bantuan satu mobil bioskop keliling yang dapat digunakan untuk sarana edukasi di Kabupaten Seluma, selain itu juga kami menyerahkan Kartu Indonesia Pintar kepada 374 siswa jenjang pendidikan SD, SMP, dan SMA, SMK, serta Pendidikan Kesetaraan,” demikian disampaikan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy saat membacakan laporannya pada acara memperingati Hari Pendidikan Nasional tahun 2017, di halaman kantor Bupati Seluma, Bengkulu, Senin (15/05/2017).
Peringatan Hardiknas di Kabupaten Seluma juga dihadiri oleh Menteri Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani. Pemberian bantuan satu unit mobil bioskop dan pembagian KIP kepada siswa yang belum mendapatkan ini diberikan secara langsung oleh Mendikbud dan Menko PMK.
“Pengajuan proposal oleh Pemerintah Kabupaten Seluma untuk penanaman nilai budaya melalui film produksi dalam negeri, dan menjadi prioritas pada kabupaten tersebut karena belum memiliki bioskop atau layar lebar. Oleh sebab itu mobil bioskop keliling dapat bermanfaat untuk menampilkan film yang sudah mereka miliki,” kata Muhadjir.
Beberapa film yang sudah dibeli rekamannya oleh Kabupaten Seluma yakni Laskar Pelangi, Ayat-Ayat Hafalan Delisa, 7 Summer 10 Autumn, Garuda di Dadaku, Cokro Sang Guru Bangsa.
“Film-film seperti ini sangat baik ditontonkan kepada anak-anak kita untuk menumbuhkan rasa nasionalime,” tutur Muhadjir.
Untuk pemberian KIP kepada 374 siswa ini diberikan ke 82 siswa Sekolah Dasar (SD), 49 siswa Sekolah Menengah Pertama, 118 siswa Sekolah Menengah Atas, 46 siswa Sekolah Menengah Kejuruan, dan 79 siswa Pendidikan Kesetaraan Paket A, B, dan C.
Selain memberikan bantuan Mobil Bioskop Keliling dan Program Indonesia Pintar, Kemendikbud juga memberikan bantuan sarana dan prasarana Sekolah Dasar sebesar Rp 2,1 Miliar, dan bantuan sarana TIK senilai Rp600 juta. Selanjutnya bantuan pendidikan juga diberikan kepada lembaga Pendidikan Anak Usia Dini.
Terdapat tiga lembaga PAUD yang diberikan bantuan, yakni PAUD Melati menerima bantuan rehabilitasi gedung dan alat permainan edukatif senilai Rp70 juta, PAUD Satya Sai menerima bantuan alat permainan edukatif senilai Rp30 juta. Bantuan ketiga diberikan kepada lembaga PAUD Pelita Bunda dengan bantuan pembangunan unit gedung baru daerah 3T dan alat permainan edukatif seniai Rp310 juta.
Pada upacara memperingati Hardiknas di Kabupaten Seluma, Menko PMK memberikan pesan dalam sambutannya agar para penerima bantuan pemerintah dapat memanfaatkan bantuan tersebut dengan sebaik-baiknya untuk mendukung pengembangan pendidikan dan kebudayaan di kabupaten tersebut.
“Untuk para penerima KIP, diharapkan dapat menggunakan bantuan tersebut dengan sebaik-baiknya untuk pendukung pendidikan. Jangan gunakan KIP ini untuk keperluan diluar penunjang pendidikan,” kata Puan.
Berita Terkait
-
Bukan Lagi Lokal! Begini Cara Muhammadiyah Tetapkan Hari Raya Islam Berlaku Sedunia
-
PP Muhammadiyah: Lebaran Beda Itu Biasa, Jangan Pertajam Perbedaan
-
Muhammadiyah dan BSI Rujuk?
-
Takbir! Muhammadiyah Garap Tambang Bekas Batu Bara Seluas 10.000 Lapangan Bola
-
Muhadjir Effendy Ungkap Rencana usai Pensiun jadi Menteri: Kembali ke Kampus
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
Pilihan
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
Terkini
-
Polemik Status Tahanan Rumah Gus Yaqut, Tersangka Korupsi Dapat Perlakuan Istimewa dari KPK?
-
Seskab Ungkap Detik-detik Prabowo Ingin Lihat Warga di Bantaran Rel: Dadakan Ingin Menyamar
-
Tanpa Lencana Presiden, Prabowo Santai Sapa Warga di Bantaran Rel Senen, Janjikan Hunian Layak
-
Eks Pejabat Keamanan AS: Eropa Hati-hati, Rudal Iran Bisa Capai Paris
-
Serangan Iran ke Israel Berlanjut: Puluhan Warga Jadi Korban, Sirene Terus Meraung
-
Iran: Ada Negara Arab yang Mau Bantu AS Kuasai Pulau Kharg
-
Belajar dari Perang ASIsrael vs Iran, Indonesia Harus Perkuat 'Character Building' dan Perang Siber
-
Remaja 20 Tahun Gugat Meta dan Youtube Gegara Kecanduan Sosmed, Dapat Ganti Rugi Rp90 M
-
Senator AS Curigai Trump di Kasus Trader Misterius yang Raup Rp800 M dalam 15 Menit
-
Geger! Niat Cari Kepiting, Nelayan di Jambi Malah Temukan Kerangka Manusia Setinggi 155 Sentimeter