Suara.com - Juara bertahan MotoGP, Marc Marquez, mengaku tidak heran dengan hasil kualifikasi yang didapat di Sirkuit Le Mans, Prancis, Sabtu (20/5/2017).
Pebalap Repsol Honda ini berkilah, lintasan sepanjang 4,273 km ini memang dikenal tidak cukup akrab dengan para rider yang mengusung mesin Honda.
Pada kualifikasi kemarin, Marquez hanya mampu membukukan lap terbaik 1 menit 32,493 detik. Hasil itu menempatkannya start dari baris kedua atau posisi kelima.
The Baby Alien, julukan Marquez, terpaut hampir setengah detik dari pebalap muda Movistar Yamaha, Maverick Vinales, yang meraih pole position.
"Kami tahu ini adalah trek yang umumnya sedikit sulit untuk kami dibanding sirkuit lainnya, tapi kami juga tidak begit jauh (jaraknya dengan Vinales)," kata Marquez, 24 tahun, dikutip dari situs resmi MotoGP.
"Kami belum mencapai apa yang akan inginkan, tapi akan mengecek data lagi dan semoga bisa mempertajam catatan waktu saat sesi warm-up (Minggu pagi ini)," sambung Marquez.
Marquez tercatat dua kali terjatuh di Tikungan 2, yakni saat latihan bebas keempat dan kualifikasi, Sabtu lalu. Beruntung dia tidak mengalami cedera.
"Terkait kecelakaan, saya dua kali jatuh di tikungan yang sama. Saya awalnya sudah bersiap dalam pandangan saya untuk keluar dari tikungan kedua, tapi lalu saya mengalami masalah dengan ban kedua saya dan tidak bisa mencatatkan lap yang sempurna," jelas Marquez.
"Bagaimanapun, tentu saja kami akan berusaha melakukan yang terbaik pada balapan nanti," tandasnya.
Baca Juga: Start dari Posisi 16 di Le Mans, Ini Kata Lorenzo
Marquez baru kali naik podium utama di Sirkuit Le Mans. Pertama di tahun 2011 saat masih di kelas Moto2. Terakhir, yakni 2014 silam di kelas MotoGP.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Kapolri Buka Suara Usai Roy Suryo dan dr Tifa Tak Ditahan: Itu Kewenangan Kejaksaan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
Terekam CCTV, Detik-detik Pasutri di Duren Sawit Gasak Motor Sambil Bawa Anak
-
MBG Disetop Saat Libur Sekolah, BGN Disomasi: Ibu Hamil dan Balita Tetap Butuh Nutrisi!
-
Dua Calon Pengelola KDMP Meninggal saat Ikut Latihan Militer
-
Sering Mangkir, KPK Pertimbangkan Jemput Paksa Model Fitri Assidikki
-
Klaim MBG Bukan Proyek! KemenHAM: Ini Instrumen Negara Penuhi Hak Dasar Siswa
-
Gagal Jadi JC, Sony Sonjaya Ternyata Belum Akui Perbuatan di Kasus Korupsi MBG
-
Satu Tahun Dicuekin, Fariz RM Akhirnya 'Gas Pol' Seret Pelanggar Hak Cipta Lagunya ke Polisi
-
Militerisme Menguat! 1.047 Pembela HAM Diserang di Era Prabowo-Gibran