Suara.com - Seorang perempuan asal India berusia 23 tahun mengaku diperkosa seorang pemuka agama Hindu selama bertahun-tahun. Perempuan itu pun memotong penis lelaki berusia 54 tahun itu.
Aksi potong penis itu dilakukan saat pemuka agama Hindu yang dia sebut sebagai 'guru' itu mencoba memperkosanya kembali di rumahnya di negara bagian selatan Kerala, Sabtu (20/5/2017) kemarin.
Mahasiswi itu ada di kediamannya di ibukota negara bagian Thiruvananthapuram, Jumat malam saat dia mengatakan bahwa lelaki berusia 54 tahun itu menyerangnya.
Kepala Kepolisian Sektor setempat G Sparjan Kumar mengatakan kepada kantor berita AFP melalui telepon, bahwa 'guru Hindu' itu berulang kali mengunjungi rumah korban untuk melakukan ritual kesehatan.
Polisi telah menjerat lelaki 54 tahun itu dengan kejahatan pemerkosaan terhadap anak di bawah umur. Sebab Perempuan itu diperkosa sejak duduk di bangku sekolah menengah atas.
"Dia menggunakan pisau untuk berhatan dan pisau itu digunakan untuk memotong penisnya," kata Kumar.
Korban pemerkosaan itu kini dalam perlindungan polisi dan menerima konseling trauma.
Media setempat melaporkan bahwa tersangka berada dalam kondisi stabil dan masih hidup setelah menjalani prosedur medis darurat di rumah sakit.
Sebelumnya juga ada insiden penyerangan seksual baru-baru ini yang melibatkan pemuka agama di negara bagian India selatan.
Baca Juga: Pelaku Pemerkosaan Mayoritas dari Hubungan Sedarah
Tahun lalu saja seorang pastor divonis 40 tahun penjara oleh pengadilan di Kerala karena memperkosa seorang gadis berusia 12 tahun pada tahun 2014. (Al Jazeera)
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender
-
Pantura Genuk Minim Genangan di Musim Hujan, Infrastruktur Pengendali Banjir Dioptimalkan
-
Satgas PKH Sedang Verifikasi Temuan PPATK Soal Hasil Penambangan Emas Ilegal Senilai Rp992 Triliun
-
Pandji Pragiwaksono Dicecar 48 Pertanyaan Usai Diperiksa Bareskrim: Saya Ikuti Prosesnya Saja
-
Lebih Ganas dari COVID-19, Menakar Kesiapan Indonesia Hadapi Virus Nipah yang Mematikan
-
Dirut Garuda dan Perwakilan Embraer Sambangi Istana, Bahas Rencana Pembelian Pesawat?
-
Jakarta Makin Gampang Tenggelam, Sudah Waktunya Benahi Tata Ruang?