Suara.com - Ada “hantu” berkeliaran di Indonesia—hantu PKI. Betapa tidak, ketika partai tersebut tak lagi legal dan massanya sudah dibantai lebih dari lima dekade silam, PKI dan komunisme tetap dianggap sebagai wewe gombel yang meresahkan.
Bahkan, fobia terhadap kedua hal tersebut terus menjangkiti masyarakat. Setidaknya, itulah yang terjadi di Kabupaten Nagan Raya, Nangroe Aceh Darussalam.
Yuswan (4), pemilik toko Yuza Mall Lueng Baro, melapor ke aparat kepolisian setempat, Selasa (23/5/2017) sore, karena mendapatkan salah satu kaos anak-anak yang dijualnya terdapat tulisan “I Love PKI”.
“Saya sebelumnya tidak tahu ada kaos seperti itu. Saya baru tahu ketika ada pelanggan mendadak datang dan mengembalikan kaos yang sudah dibelinya. Dia bilang, di kaos itu ada tulisan ’I Love PKI’,” tuturnya.
Ia mengakui, membeli kaos tersebut dari salah satu toko di Tanah Abang Blok B, Jakarta Pusat, DKI Jakarta, Selasa (9/5). Kaos itu, bersama kaos-kaos lain, diterima Yuswan tanggal 17 Mei.
Setelahnya, Yuswan langsung memajang kaos itu untuk ditawarkan kepada calon konsumen. Hingga Senin (22/5) awal pekan ini, ia baru mendapat komplain konsumen yang mengembalikan kaos tersebut.
”Si pembeli takut memakaikan baju itu kepada anaknya. Jadinya, dia memulangkan kaos itu kepada saya,” tukasnya.
Kodim 0116/Nagan Raya yang mendapat informasi tersebut, buru-buru menyita sisa sembilan kaos di toko Yuswan.
Baca Juga: BKPM Tawarkan Investasi Pariwisata Pada 250 Investor Asing
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Bantargebang Jadi 'Bom Metana' Dunia, Timbunan Sampah Tembus 80 Juta Ton!
-
Mendagri Dorong Penguatan Penggunaan Soft Approach dalam Mencegah Ekstremisme & Terorisme
-
MPR Batalkan Rencana Ulang LCC Empat Pilar Kalbar, Dua Sekolah Juga Sepakat
-
Kapal Global Sumud Flotilla Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak Tentara Israel!
-
Kecelakaan Maut Kereta Tabrak Bus di Bangkok, Masinis Positif Narkoba
-
Menteri PANRB: Kampus Jadi Kunci Cetak Talenta Digital ASN Masa Depan
-
Rupiah Tembus Rp17.660 per Dolar AS, Menkeu Purbaya: Jangan Takut, Ekonomi Kita Bagus!
-
Soal 'Orang Desa Tak Pakai Dolar', Purbaya: untuk Menghibur Rakyat, Presiden Mengerti Rupiah
-
Obrolan Prabowo dan Menkeu Purbaya di Lanud Halim: Dari Dolar sampai Rencana Naik Haji
-
Hari Ini Rupiah Keok-IHSG Jeblok, Prabowo Panggil Menkeu hingga Gubernur BI ke Istana