Suara.com - Perempuan di Paskistan dihatuhi hukuman mati dengan dirajam setelah dia diperkosa. Tuduhannya, perempuan 19 tahun ini telah melakukan zinah.
Pakistan adalah salah satu negara di dunia yang menerapkan hukum Islam. Perempuan itu sebenarnya melapor ke polisi setelah diperkosa sepupunya.
Namun polisi malah menuduhnya memancing birahi sepupunya. Di sisi lain, perempuan itu juga melaporkan diperkosa karena ditodong senjata.
Pemerkosaan itu terjadi di rumah keluarganya di Rajanpur, di Provinsi Punjab. Dia diperkosa di sebuah kamar ketika tengah tidur.
Seperti dilansir Hindustan Times, keuarga pemerkosa melaporkan balik perempuan itu dengan alasan perzinahan yang dipancing.
Kasus itu dibawa ke pengadilan, hakim menyatakan si pemerkosa tidak bersalah. Namun keluarga korban menggugat keputusan pengadilan. Hasilnya, saat ini pemerkosa itu ditahan, sementara si perempuan dalam perlindungan pengadilan.
Perempuan itu juga berusaha mencabut ketetapan hakim yang menjatuhi hukuman rajam sampai mati. (DailyMail/Hindustan Times)
Berita Terkait
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
Pilihan
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Sesaat Lagi! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
-
Profil Sertu Farizal Rhomadhon, Prajurit TNI asal Kulon Progo yang Gugur di Lebanon
Terkini
-
Babak Baru Korupsi Kuota Haji: KPK Tetapkan Petinggi Maktour dan Ketum Kesthuri Sebagai Tersangka
-
Usut Tuntas Kasus Aktivis KontraS, Ketua YLBHI Desak Polri Tangkap Otak di Balik Teror Air Keras
-
PDIP Kutuk Keras Penyerangan TNI di Lebanon, Megawati Beri Instruksi Khusus Ini ke Kader
-
Negosiasi Selat Hormuz Berlanjut, Menlu Sugiono: Ada Sinyal Positif untuk Kapal RI
-
Minta Polisi Ungkap Pendana Isu Ijazah Palsu, Tim Hukum Jokowi: Saya Dengar Ada 'Charlie Chaplin'
-
Mendagri Tito Apresiasi BSPS, Program Perumahan Bantu Warga Kurang Mampu
-
Mahfud MD Curhat di DPD: Laporan Reformasi Polri Rampung, Tapi Belum Diterima Presiden
-
Imigrasi Ngurah Rai Amankan Buronan Interpol Asal Inggris
-
Geledah Kantor PT AKT, Kejagung Temukan Tumpukan Dolar Senilai Rp 1 Miliar!
-
Menaker Dorong Layanan Kemnaker Lebih Responsif dan Mudah Diakses Masyarakat