Suara.com - Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah batal menyambangi Kabupaten Tanah Karo, Sumatera Utara, Rabu (31/5/2017). Pasalnya, warga setempat menolak kedatangan politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tersebut.
"Tadinya ada informasi bakal datang. Tapi, sejak Selasa (30/5) ada isu penolakan, jadi batal. Soal teknisnya tanya ke pemprov, karena mereka yang menerima surat rencana lawatan Fahri Hamzah,” tutur Kapolres Tanah Karo Ajun Komisaris Besar Rio Nababan, Rabu siang.
Ia mengatakan, polisi belum tidak menerima surat permintaan pengamanan hingga Rabu siang, sehingga bisa dikatakan Fahri batal datang.
Karena batal datang, Rio menuturkan warga yang sudah berkumpul untuk mengusir Fahri sebaiknya kembali ke rumah masing-masing.
Berdasarkan informasi yang terhimpun, massa sudah berkumpul di kantor bupati dan gerbang masuk kabupaten. Mereka berkerumun untuk menolak kedatangan Fahri.
Namun, karena ada penolakan, Fahri akhirnya urung datang dan hanya mengisi seminar di Universitas Islam Negeri Sumatera Utara.
Sebelumnya, Sabtu (13/5), Fahri juga pernah ditolak datang oleh warga Sulawesi Utara. Bahkan, ribuan orang yang marah menggeruduk Bandara Sam Ratulangi, Manado, untuk mencari Fahri.
Beruntung, Fahri bisa diselamatkan oleh aparat keamanan dan bisa mengisi seminar yang diadakan pemprov setempat.
Baca Juga: Fahri Hamzah Kok Bisa Dukung Rizieq Gugat Polisi, Ini Jelasnya
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara