Suara.com - Pelaksana Tugas Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mendapat kunjungan para Uskup Gereja Katolik Roma se-Pulau Jawa, di Balai Kota DKI, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (31/5/2017).
Dalam kunjungan tersebut, Djarot dan para Uskup berdikusi mengenai pola pembangunan ibu kota secara transparan.
Hal tersebut disebutkan Djarot sebagai keterangan foto dirinya dan para Uksup ke akun Instagram pribadinya, @djarotsaifulhidayat pada, Rabu siang.
“Suatu kehormatan menerima kunjungan Uskup-uskup se-Pulau Jawa, yang datang ke Balaikota untuk berdiskusi tentang bagaimana membangun Jakarta yang transparan. Kunjungan ini juga dilanjutkan ke Jakarta Smart City untuk melihat sistem kontrol dan pengawasan yang dimiliki pemprov,” tulis Djarot sebagai keterangan fotonya.
Dalam foto tersebut, terdapat keunikan yang tampak, yakni penampilan para Uskup. Mereka tak mengenakan jubah Keuskupan seperti biasanya dalam pelayanan.
Saat mengunjungi Djarot, para Uskup justru memakai baju koko berwarna putih, lengkap dengan kain sarung yang dikalungkan dan kopiah. Busana itu adalah khas adat Betawi.
Kontan, penampilan tak biasa para Uskup mendapat komentar dari warganet.
"Wah, uskup-uskup datang pakai Baju Abangan, kereeen!" tulis akun @marianamalau.
Baca Juga: Puasa-puasa Mabuk, Empat Remaja Digelandang Polisi
"Duh pak, adem melihatnya, salam Indonesia salam Pancasila" tulis akun @marcellinayanti.
"Wow, keren-keren uskup-uskupku se-Jawa nih, pakai baju Betawi, sarung, dan peci. Love you full dah, salam damai selalu ya semua" tulis akun @natdonut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT