Giring Ganesha
Musisi Giring Ganesha menilai aksi persekusi menjadi marak belakangan ini karena ada organisasi kemasyarakatan yang tidak diberi tindakan tegas.
"Menurut gue sih ini masalahnya ada ormas yang dikasih panggung saja. Semestinya pemerintah harus sangat tegas," kata Giring kepada Suara.com usai mengisi acara diskusi bertema Saya Pancasila di gedung Kementerian BUMN, Jakarta Pusat, Jumat (2/6/2017).
Persekusi dalam konteks ini yaitu pemburuan sewenang-wenang terhadap seorang atau sejumlah warga untuk disakiti karena dianggap menghina agama dan ulama.
"Peristiwa main hakim sendiri tidak boleh terjadi," ujar dia.
Menurut Giring seharusnya permasalahan perbedaan pendapat bisa diselesaikan dengan bijak, tanpa aksi penggerudukan dan intimidasi.
"Tetapi kalau ada yang tak sependapat, sebaiknya tidak diselesaikan dengan cara-cara memobilisasi massa, main hakim sendiri, karena itu ciri-ciri manusia yang tak beradab. Ini kan negara hukum, jadi kalau ada hal-hal yang seperti itu terjadi cobalah bawalah ke ranah hukum, dan selesaikan dengan cara yang beradab," tutur dia.
"Menurut gue sih ini masalahnya ada ormas yang dikasih panggung saja. Semestinya pemerintah harus sangat tegas," kata Giring kepada Suara.com usai mengisi acara diskusi bertema Saya Pancasila di gedung Kementerian BUMN, Jakarta Pusat, Jumat (2/6/2017).
Persekusi dalam konteks ini yaitu pemburuan sewenang-wenang terhadap seorang atau sejumlah warga untuk disakiti karena dianggap menghina agama dan ulama.
"Peristiwa main hakim sendiri tidak boleh terjadi," ujar dia.
Menurut Giring seharusnya permasalahan perbedaan pendapat bisa diselesaikan dengan bijak, tanpa aksi penggerudukan dan intimidasi.
"Tetapi kalau ada yang tak sependapat, sebaiknya tidak diselesaikan dengan cara-cara memobilisasi massa, main hakim sendiri, karena itu ciri-ciri manusia yang tak beradab. Ini kan negara hukum, jadi kalau ada hal-hal yang seperti itu terjadi cobalah bawalah ke ranah hukum, dan selesaikan dengan cara yang beradab," tutur dia.
Komentar
Berita Terkait
-
Semangat Jadi Wamen, Giring Ganesha Siap Kerja Keras Tanpa Libur
-
Fadli Zon Jadi Menteri Kebudayaan Didampingi Giring Nidji
-
Selain Raffi Ahmad, 2 Musisi Ini Dipanggil Prabowo
-
Giring Gangesha Rilis Mini Album Serigala: Bertema Cinta dan Pengkhianatan
-
Rektor Undip Bantah Aulia Risma Jadi Korban Bullying: Almarhumah Punya Masalah Kesehatan
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
- BPJS PBI Tiba-Tiba Nonaktif di 2026? Cek Cara Memperbarui Data Desil DTSEN untuk Reaktivasi
Pilihan
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
Terkini
-
Cegah Penyakit Sejak Dini, Menkes Budi Tekankan Pentingnya Cek Kesehatan Rutin untuk Pekerja
-
Bertemu Mensos, Rieke Diah Pitaloka Dorong Akurasi Data Tunggal Nasional
-
Mensos Gus Ipul: BPJS PBI Pasien Penyakit Kronis Aktif per Hari Ini
-
Silaturahmi dengan Ulama Aceh, Kasatgas Tito: Pentingnya Dukungan Spiritual bagi Korban Bencana
-
Pemerintah Salurkan Bantuan Beras dan Minyak Selama Ramadan, 35 Juta Keluarga Jadi Sasaran
-
Iuran Rp17 Triliun! Masyumi Beri Syarat Ketat ke Prabowo Soal Gabung 'Board of Peace' Donald Trump
-
Lampu Hias Semanggi Tiga Kali Raib, Pramono Bongkar Biang Keladi Lemahnya Pengawasan di Jakarta
-
Pemerintah Siapkan Stimulus Rp911 Miliar untuk Diskon Tiket Mudik Lebaran
-
Analis Sebut Pidato Berapi-api Jokowi untuk PSI Sebagai Blunder Politik
-
Pengamat: Pernyataan 'Peras Darah' Kaesang Adalah Mekanisme Proteksi Diri Keluarga Jokowi