Suara.com - Aksi tawuran antarpemuda beda kampung, turut menghiasi suasana ibadah puasa pada bulan Ramadan 2017 di DKI Jakarta.
Tawuran itu terjadi antara pemuda Gang Kamboja dan pemuda Jembatan Genteng, Jakarta Timur, Jumat (2/6/2017) subuh.
Kapolres Jaktim Komisaris Besar Andry Wibowo mengatakan, tawuran tersebut menyebabkan sorang pemuda terluka akibat terkena bacokan senjata tajam.
“Tawuran itu terjadi di Jalan Komodor Halim, Gang Kaboja, Kelurahan Makassar, Jumat subuh, sekitar pukul 2.30 WIB,” tuturnya, Jumat siang.
Ia menceritakan, tawuran itu terpicu saat pemuda-pemuda Gang Kamboja berkeliling kampung untuk membangunan warga santap sahur.
Ketika rombongan sampai di Jalan Komodor Halim, mereka tiba-tiba diserbu warga Jembatan Genteng sehingga pertikaian fisik tak lagi terhindar.
"Satu korban dari kelompok Gang Kamboja. Terbacok celurit, MDA, masih berusia 18 tahun. Kekinian, MDA sudah dibawa ke rumah sakit,” tuturnya.
Tawuran itu sendiri akhirnya berhasil dibubarkan setelah personel polsek dan Satgas Rajawali Polres Jaktim turun tangan. Sebanyak 14 ABG ditangkap karena tawuran itu.
Baca Juga: Persekusi Lewat Sebar Data Orang Buat Diburu Bisa Kena UU ITE
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
Menkes Pastikan Risiko Ebola di Indonesia Rendah, Penularannya Tak Semudah Covid-19
-
Menkes Bingung Harga Obat di RI 2-6 Kali Lebih Mahal dari Harga Pasar Global: Kita Harus Negosiasi
-
Respons PDIP Soal Keakraban Prabowo dan Megawati: Biasa Saja, Sudah Bersahabat Lama
-
Papua Barat Punya Sekolah Berbasis Konservasi Pertama di Indonesia, Apa Beda dengan Sekolah Biasa?
-
Suasana PN Jaksel Riuh! Gugatan Praperadilan Dikabulkan, Kasus Air Keras Andrie Yunus Berlanjut
-
Nadiem Makarim: Chromebook Bikin Negara Hemat Triliunan, Mengapa Saya yang Dituntut?
-
Fenomena Mas Bahlil Ganteng, Kala Kritik di Media Sosial Berbalik Jadi Keuntungan Politik
-
Gelar Pasar Murah Iduladha, Disperindag Jabar Sediakan Kebutuhan Pokok Harga Terjangkau
-
Mimpi Buruk yang Nyata, Nadiem Ceritakan Malam-Malam Terberat di Balik Jeruji
-
Pleidoi 1.400 Halaman Siap Dibacakan, Nadiem: Bagi Orang Jujur, Mudah Menuturkan Kejujuran