Suara.com - Kepala Kepolisian Resor Kupang Kota AKBP Anthon Ch Nungroho mengatakan, Aiptu Fransisco De Araujo yang diduga menembak dirinya sendiri, merupakan seorang anggota kepolisian yang disiplin dalam bekerja.
"Orangnya baik, disiplin dalam bekerja, dan sampai semalam kita telusuri melalui keluarganya tidak ada masalah pribadi yang dialami oleh anggota saya," katanya di Kupang, Rabu (7/6/2017).
Hal itu disampaikannya pascaseorang anggota Polres Kupang Kota Aiptu Fransisco De Araujo yang bertugas sebagai Kepala Unit Pengamanan Obyek Vital (Pamobvit) Polres Kupang Kota diduga menembak telinganya sendiri dengan revolver di kediamannya sendiri, Selasa (6/6).
Fransisco dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Kupang dan masuk ke ruangan intensive care unit (ICU) untuk mendapatkan perawatan intensif sebab dalam keadaan kritis.
Anthon menyayangkan hal tersebut bisa terjadi. Karena seperti yang dia ketahui, anggotanya tersebut selain mempunyai disiplin yang bagus dalam bekerja tetapi juga merupakan seorang yang periang.
"Orangnya periang, selalu bercanda dengan petugas kepolisian yang lain. Kita sayangkan hal ini bisa terjadi pada dirinya. Kita berharap agar bisa segera pulih," ujarnya.
Mantan Wakapolres Sumba Timur ini mengatakan, sebelum peristiwa dugaan penembakkan diri sendiri tersebut, pada pagi harinya Fransisco sempat mengikuti apel dan sempat mengecek tugas dari anggotanya dan sempat pamit dari anggotanya untuk tidak mengikuti apel lagi.
Anthon juga berharap agar kejadian tersebut adalah kejadian yang terakhir menimpa anggotanya.
Aiptu Fransisco yang kelahiran Timor Leste itu memiliki seorang istri bernama Martina Araujo dengan tiga anak, masing-masing Mebi Arujo, Putri Araujo dan Fadli Araujo.
Kepala RS Bhayangkara Kupang Kompol dr Marthinus Ginting mengatakan, Fransisco sampai saat ini masih dirawat intensif tim medis rumah sakit tersebut.
Penanganan yang sedang dilakukan selain memberikan pasokan darah sebagai kebutuhan korban mengganti darah yang hilang, tetapi juga membantu pernapasan dengan memasang alat pernapasan.
Penanganan yang dilakukan itu, kata dr Ginting, dalam upaya menstabilkan kondisi korban. Jika kondisi masih belum stabil, tim dokter belum bisa melakukan tindakan lebih.
Kapolres Kupang Kota menambahkan bahwa hingga pagi ini sampai berita ini diturunkan, kondisi kesehatan dari anggota belum membaik. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
OTT Beruntun di Kemenkeu, KPK Sita 3 Kg Emas dan Duit Miliaran dari Penangkapan Pejabat Bea Cukai
-
Edit Logo NU dan Disamakan dengan Simbol Yahudi, Warga Laporkan Akun X ke Polda Metro Jaya
-
Mensesneg Bocorkan Jadwal Pelantikan Hakim MK Baru Adies Kadir
-
PM Australia Anthony Albanese ke Jakarta Besok, Cek 8 Ruas Jalan yang Kena Rekayasa Lalin
-
BPJS PBI Dinonaktifkan Tanpa Pemberitahuan, Puluhan Pasien Cuci Darah Jadi Korban Ditolak RS
-
Bocah 10 Tahun di Ngada Bunuh Diri, Menteri PPPA Sentil Kerapuhan Sistem Perlindungan Anak Daerah
-
Istana Buka Suara soal Siswa SD Akhiri Hidup di NTT
-
Momen Langka di Abu Dhabi, Kala Prananda Prabowo Jadi Fotografer Dadakan Megawati
-
Haris Rusly Moti: Strategi Multi-alignment, Manuver Cerdas Prabowo untuk Palestina Merdeka
-
Anak Buah Terjaring OTT KPK, Menkeu Purbaya: Kenapa Terpukul? Ini Titik Masuk Perbaikan