Suara.com - Pelaksana Tugas Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat memberikan perlengkapan kerja pada petugas Antar Jemput Izin Bermotor (AJIB), Badan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (BPTSP).
Jakarta saat ini sudah memiliki layanan AJIB. Masyarakat yang ingin memperpanjangan Izin Memperkerjakan Tenaga Kerja Asing (IMTA), Pengesahan Perpanjangan Rencana Penggunaan Tenaga Kerja Asing (RPTKA), Izin Usaha Jasa Konstruksi (IUJK), Angka Pengenal Impor (API) serta Izin Penelitian dan Legalisir Izin Pelaku Teknis Bangunan (IPTB) tinggal menggubungi call center atau mlalui aplikasi di google playstore.
"Kami harapkan masyarakat tahu, ini solusi kita untuk benar-benar masyarakat bisa mendapat layanan tanpa repot, termask upaya kita memotong calo, dan praktik-praktik yang dulu sering terjadi saat memberikan pelayanan, praktik-praktik korupsi, transaksi di jalanan, transaksi korupsi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat kita potong," ujar Djarot di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (7/6/2017).
Djarot berharap petugas AJIB yang saat ini jumlahnya baru sekitar 200 orang bisa memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan baik.
Dalam kata sambutannya, Djarot menerangkan masyarakat Jakarta adalah bos, masyarkat juga yang memberikan gaji pada seluruh pegawai dan pejabat di DKI.
"Makanya tadi saya berikan pembekalan sekaligus tadi maaf dalam tanda kutip cuci otak supaya betul-betul petugas AJIB ini bukan hanya sehat jasmaninya, karena dia harus mobile, tapi juga rohaninya kuat terutama ketika menghadapi berbagai macam cobaan godaan di lapangan, ini sudah kita lakukan sejak 2 tahun lalu," kata Djarot.
Layanan AJIB diharapkan bisa menjadi role model bagi daerah-daerah lain di Indonesia untuk memberikan layanan yang terbaik. Pelayanan ini juga menggunakan sistem non tunai.
"Nah untuk itu diberikan atribut bukan hanya seragam, tapi juga atribut lapangan dan kemudian ini dibantu Bank DKI dalam bentuk pakaian kerja, helm, jaket, baju, termasuk edc mobile," katanya.
Mantan Wali Kota Blitar, Jawa Timur, ini menjelaskan, layanan ini sebenarnya sudah ada sejak satu tahun yang lalu. Setiap tahunannya pelayanan AJIB selalu dievaluasi untuk memberikan kepuasan pada masyarakat.
Baca Juga: Jokowi Secepatnya Lantik Djarot Biar Bisa Lanjutkan Ahok
"AJIB ini 100 ribu layanan lebih per tahun. Rata-rata per bulan 8 ribu layanan. Ini saya minta tingkatkan pelayanannya dari segi kuantitas dan kualitas," kata Djarot.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan
-
Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter
-
Evaluasi Rekrutmen Polri: Hapus Kuota Khusus, Libatkan Multi-aktor
-
Revitalisasi 71.744 Sekolah Tahun 2026, Mendikdasmen Siapkan Dana Rp14 Triliun
-
Peneliti Temukan Cara Ubah Kulit Kayu Eukaliptus Jadi Penangkap Polusi, Seberapa Efektif?
-
Wamendagri Bima: Tantangan Perubahan Iklim Bukan Lagi Regulasi, Tetapi Eksekusi di Daerah
-
BGN Bantah Siswa SD di Pemalang Dikeluarkan Gara-gara Kritik MBG: Itu Tidak Benar
-
LHKPN Prabowo dan 38 Pejabat Lainnya Dipertanyakan ICW, KPK: Tunggu Verifikasi
-
Dikritik Bakal Ancam Demokrasi, DPN Disebut Perlu Reformasi Struktural
-
JPU KPK Tegaskan Tak Boleh Ada Intervensi di Sidang Kasus Suap Bea Cukai