Suara.com - Ignacio Echeverria, lelaki asal Spanyol yang melakukan aksi heroik saat terjadi serangan teror di Jembatan London meninggal dunia. Echeverria sempat menjalani perawatan di rumah sakit selama empat hari.
"Ignacio tidak selamat dari serangan tersebut," kata Ana, perwakilan keluarga melalui akun Facebook-nya dilansir dari AFP.
Echeverria merupakan satu dari beberapa orang yang menjadi pahlawan saat serangan terjadi. Lelaki berusia 39 tahun itu menggunakan skateboard-nya untuk membantu seorang perempuan yang sedang diserang pelaku. Karena itu, media Inggris menjulukinya sebagai 'Pahlawan Skateboard'.
Saat kejadian, Echeverria dan teman-temannya sedang berjalan di sekitar Jembatan London. Dari jauh mereka melihat sebuah perkelahian. Ketika mendekat, baru diketahui ada seorang lelaki sedang memukul perempuan.
Menurut para saksi, setelah memberikan bantuan, Echeverria terakhir terlihat terbaring di jalanan dengan beberapa luka. Sejak saat itu, dia pun dinyatakan menghilang.
Perdana Menteri Spanyol Mariano Rajoy ikut berduka cita atas kematian Echeverria. Dia juga memerintahkan agar negara memberikan penghargaan khusus kepada mendiang karena aksi heroiknya dalam serangan teror tersebut.
"Kami akan selalu mengingatnya atas tindakan heroik dan teladannya," katanya di Twitter.
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir
-
Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk
-
Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa
-
Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu
-
12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang
-
Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati
-
Uang Tunai Rp65 Juta Jadi Abu, Tabungan Lansia di Blora Ludes akibat Kebakaran Rumah
-
Presiden Prabowo Berduka atas Kepergian Jenderal Ryamizard Ryacudu
-
Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend