Suara.com - Pelaku ketiga pelaku teror berdarah di London berhasil dibekuk polisi saat akan terbang ke Suriah. TSK diketahui lelaki berumur 22 tahun bernama Youssef Zaghba. Dia berdarah campuran dari ibu asal Italia dan ayah asli Maroko. Kedua orang tua Youssef telah bercerai. Youssef sendiri memiliki pasfor Italia dan Maroko.
Youssef lebih banyak menghabiskan hidupnya di kampung halaman ayahnya di Maroko, dan sempat beberapa tahun bekerja di Inggris.
Tahun lalu, Yousssef pernah ditangkap di bandara Bologna oleh otoritas Italia saat akan terbang ke Suriah. Dia dicurigai akan bergabung dengan kelompok militan ISIS. Saat ditangkap, ditemukan tas kecil, handphone, paspor, dan tiket menuju Istanbul, Turki.
Di telepon genggam Youssef, polisi mendapati video propaganda ISIS. Namun, karena tak cukup bukti, Youssef akhirnya dibebaskan. Dia juga tak diusir karena dianggap sebagai WN Italia sah, meski dicurigai berpotensi menjadi seorang teroris. Namun, nama Youssef sudah masuk dalam daftar intelijen Italia dan Maroko karena dianggap berpotensi sebagai teroris.
Polisi merilis nama dua dari tiga orang pelaku serangan di jantung kota London pekan lalu. Salah satu dari mereka sudah dikenal karena pandangan ekstremisnya di antara tetangganya dan telah dilaporkan ke pihak berwenang beberapa tahun yang lalu.
Dia juga pernah muncul dalam sebuah film dokumenter televisi Inggris tahun 2016 yang berjudul "The Jihadis Next Door."
Khuram Shazad Butt, seorang pekerja transit berusia 27 tahun, tampaknya adalah orang yang ramah. Tetangganya mengatakan bahwa dia kerap mengundang teman-teman lelakinya untuk barbeque dan sering mengunjungi tempat gym serta kolam renang.
Tapi dia juga menunjukkan sisi gelap, yang membuat tetangganya menelpon polisi untuk memperingatkan bahwa dia seorang ekstremis.
Butt, yang dibunuh oleh polisi saat serangan Sabtu (3/6/2017) adalah seorang warga Inggris yang lahir di Pakistan. Dia berbicara bahasa Inggris slang London timur dan merupakan penggemar tim sepak bola Arsenal. (AFP)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Hujan Masih Guyur Jabodetabek di Tengah Kemarau, Begini Penjelasan BMKG
-
Bertemu Prabowo 2,5 Jam, Mahfud MD Blak-blakan Soal 'Penyakit' di Tubuh Polri
-
Bukan Misi Rahasia! BAIS TNI: Motif Anggota Siram Air Keras ke Andrie Yunus karena Sakit Hati
-
KPK Cecar Fadia Arafiq Soal Penukaran Valas yang Diduga dari Hasil Korupsi
-
Kena Penggusuran, Belasan Penghuni Rumdis PAM Jaya Benhil Dapat Rp50 Juta dan Rusun Gratis
-
Niat Mulia Berujung Duka: Pria Berbaju Koko Tewas Dihantam KRL Saat Lerai Tawuran di Duren Sawit
-
Alibi Janggal Anggota BAIS Penyiram Air Keras Andrie Yunus saat Diinterogasi Atasan
-
Serangan Israel ke Lebanon Selatan Tewaskan 2.702 Orang, Lukai Ribuan Warga Sipil Sejak Maret
-
Mendagri: Penghargaan Daerah Jadi Instrumen Tampilkan Kinerja Nyata Kepala Daerah
-
Jadi Tersangka, Pengemudi Pajero Sport Penabrak Pedagang Buah di Kalimalang Tak Ditahan