Suara.com - Satu per satu pebulutangkis tunggal putri Indonesia kandas di tangan Sung Ji Hyun. Kali ini, giliran Fitriani yang tidak berdaya hadapi wakil Korea Selatan itu di babak kedua BCA Indonesia Open Super Series Premier, Kamis (15/6/2017).
Dua hari sebelumnya, unggulan kelima ini menyingkirkan Dinar Dyah Ayustine lewat pertarungan straight game 21-18 dan 21-10.
Hadapi Fitriani di Plenary Hall Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Sung juga menang mudah dua game langsung 21-10 dan 21-10.
Sung sendiri mencoba tetap rendah hati. Menurutnya, kemenangan atas Fitriani tidak lepas dari adanya keberuntungan.
Dia juga menambahkan, Fitriani sering membuat kesalahan yang mudah dimanfaatkannya. Faktor angin turut pula berpengaruh dan berpihak kepada dirinya.
"Pada pertandingan ini sepertinya saya diuntungkan dengan adanya angin. AC-nya lebih besar dari yang kemarin. Kalau Fitriani sepertinya sering melakukan kesalahan," kata Sung, 25 tahun, usai pertandingan.
"Sebelumnya sudah pernah ketemu, dia tipe permainan cepat. Jadi saya berusaha untuk menyeimbangkannya," sambung Sung yang kini membukukan kemenangan 2-0 atas Fitriani.
Di sisi lain, peraih perunggu Kejuaraan Dunia 2015 ini mengaku terkejut dengan banyaknya para pemain unggulan yang tumbang.
Contohnya, unggulan kedua asal Spanyol, Carolina Marin, yang tereliminasi sejak babak pertama, Selasa (13/6/2017) lalu.
Baca Juga: BCA Indonesia Open 2017 Kembali 'Makan Korban' Pemain Unggulan
"Unggulan sekarang memang banyak yang gugur. Tapi non unggulan juga tidak bisa kami remehkan. Yang paling saya antisipasi adalah peringkat 1 dunia yang ada di sini--Tai Tzu Ying," jelasnya.
Berita Terkait
-
Krisis Demografi Mereda? Angka Kelahiran Korea Selatan Tertinggi dalam 18 Tahun
-
Gokil! Chen Turun Panggung dan Sodorkan Mic di Konser Jakarta, Ajak Fans Nyanyi Bareng
-
Sukses Digelar! Chen EXO Persembahkan Konser Penuh Emosi di Jakarta
-
Semua Penonton Bisa Selfie Bareng, Ini Rundown Lengkap Konser Solo Chen di Jakarta
-
Jang Dong-ju Muncul ke Publik, Ungkap Hidupnya Hancur karena Hacking
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
-
Prabowo Tunjuk Juda Agung jadi Wamenkeu, Adies Kadir Resmi Jabat Hakim MK
-
Lakukan Operasi Senyap di Bea Cukai, KPK Amankan 17 Orang
-
Juda Agung Tiba di Istana Kepresidenan, Mau Dilantik Jadi Wamenkeu?
-
Viral Dugaan Penganiayaan Mahasiswa, UNISA Tegaskan Sanksi Tanpa Toleransi
Terkini
-
Pasien Kronis Terancam Buntut Masalah PBI BPJS, DPR: Hak Kesehatan Tak Boleh Kalah Oleh Prosedur
-
Penampakan Uang Rp1,5 M Terbungkus Kardus yang Disita KPK dari OTT KPP Madya Banjarmasin
-
Kepala KPP Madya Banjarmasin Mulyono Pakai Uang Apresiasi Rp800 Juta untuk Bayar DP Rumah
-
Harga Pangan Mulai 'Goyang'? Legislator NasDem Minta Satgas Saber Pangan Segera Turun Tangan
-
Kritik Kebijakan Luar Negeri Prabowo, Orator Kamisan Sebut RI Alami Kemunduran Diplomasi
-
Jelang Ramadan, Legislator Shanty Alda Desak Audit Teknis Keberadaan Sutet di Adisana Bumiayu
-
Duduk Perkara Skandal Camat Medan Maimun: Kenapa Kartu Kredit Pemda Rp1,2 Miliar Bisa Dipakai Judol?
-
Seminar Nasional Penegakan Hukum, Pakar: Pemberantasan Korupsi Indonesia Temui Jalan Buntu
-
Diduga Terima Jatah Uang Apresiasi Restitusi Pajak, Kepala KPP Madya Banjarmasin Ditahan KPK
-
Alasan Jamdatun Narendra Jadi Saksi Ahli dalam Persidangan Ekstradisi Paulus Tannos di Singapura