Suara.com - Setelah mengunjungi keluarga Joni-Isa di tempat penampungan Rumah Perlindungan Sosial Anak Bambu Apus, Cipayung, Jakarta Timur, Jumat (16/62017), Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa mengatakan pemerintah akan membangunkan rumah buat mereka di Tambora, Jakarta Barat. Dengan demikian, Joni, istri dan ketiga anak tak lagi tinggal di gang sempit yang kumuh.
"Pak lurah (setempat) menyiapkan lahan yang memungkinkan dibangun untuk keluarga Pak Joni. Dan tadi saya sudah sampaikan kalau kami akan membantu membangunkan rumah untuk keluarga ini," kata Khofifah di Bambu Apus.
Namun sebelum membangunkan rumah layak huni, pemerintah akan menikahkan Joni dan Aisyah terlebih dahulu. Ternyata, Joni dan Aisyah selama ini belum menikah secara resmi.
"Karena ternyata mereka belum punya surat keterangan nikah, jadi memang ini saling berkelindan. Maka tidak benar kalau kita menyiapkan keluarga dalam satu rumah tanpa ikatan perkawinan yang sah. Dan Pak Joni setuju untuk dinikahkan, supaya ada surat nikah sebagai bagian dari legalitas keluarga mereka," ujar dia.
Akta kelahiran untuk ketiga anak Joni dan Aisyah juga akan diurus, termasuk KTP.
"Dari surat nikah baru kemudian nanti ada KK, setelah ada KK akan ada KTP, setelah KT akan diurus akta kelahiran. Setelah itu semua maka berbagai program perlindungan sosial akan bisa mereka akses," kata dia.
Untuk sementara, Joni-Isa dan keluarganya akan dirawat di Bambu Apus sampa benar-benar siap kembali.
Kisah keluarga Joni dan Aisyah menjadi perhatian luas setelah viral di media sosial karena Aisyah melahirkan anak bungsu, Sari, di gang sempit dengan beralaskan kardus bekas.
Siang tadi, Khofifah memeluk anak-anak Joni. Anak Joni nomor pertama sudah berusia delapan tahun, dan anak keduanya berusia enam tahun. Keduanya tampak kurus.
Menteri Sosial menyapa anak-anak, lalu memberikan hadiah boneka, makanan-makanan ringan, dan mainan.
Dua anak perempuan Joni senang sekali menerimanya.
Khofifah juga sempat menggendong bayi Joni yang baru berusia satu bulan. Kondisi bayi cukup memprihatinkan. Dia menderita gizi buruk. Begitu pula dengan dua anaknya yang lain yang juga mal nutrisi.
"Bagaimana nak, Lisa dan Santi (anak Joni) suka bonekanya. Ini lagi kue-kuenya, silakan ambil sayang," kata Khofifah yang berbincang dengan anak-anak Joni.
Khofifah kemudian berbincang-bincang dengan Joni dan istri, Aisyah.
Joni bersama keluarga selama ini tinggal di gang sempit dan kumuh di daerah Tambora, Jakarta Barat.
Tag
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
RTM di Bappenas, Luhut Apresiasi Kinerja Kemensos Integrasikan Data dan Digitalisasi Bansos
-
Raup Rp3,5 Miliar tapi Cuma Setor Rp711 Juta? Stafsus Pramono Buka Suara soal Parkir Blok M Square
-
Kemensos dan Kementerian PKP Renovasi 10 Ribu Rumah Orang Tua Siswa Sekolah Rakyat
-
Bandara Soetta Perketat Pengawasan Penumpang dari 4 Negara Antisipasi Hantavirus
-
Fraksi Gerindra DPR: Juri LCC Empat Pilar Harus Minta Maaf ke Ocha
-
Bongkar Skandal Kuota Haji: KPK Endus Aliran Dana Rahasia dari Travel ke Oknum Kemenag!
-
Greenpeace Desak ASEAN Segera Atasi Krisis Plastik dan Bahan Bakar Fosil
-
AHY Tegur Keras Pejabat yang 'Ngeloyor' Pergi saat Dirinya Berbicara: 'Anda Dengarkan Saya Dulu!
-
Pastor Bethlehem Bongkar Ancaman Israel: Umat Kristen Palestina Akan Dibinasakan pada 2050
-
Beijing Kirim Pesan Keras ke Indonesia dan Negara-negara ASEAN soal Laut China Selatan