Suara.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika menyampaikan prakiraan cuaca penyeberangan Pelabuhan Merak-Bakauheni melalui perairan Selat Sunda bagian utara normal bagi pelayaran kapal dengan ketinggian gelombang hanya 0,75 meter.
"Kami menjamin pemudik yang hendak menyeberang ke Pulau Sumatera aman karena cuaca normal," kata Tatang, petugas Posko BMKG Pelabuhan Merak, Minggu (18/6/2017).
Diperkirakan tiga hari ke depan gelombang laut Banten bagian utara yakni perairan Merak-Bakauheni relatif aman.
Prakiraan tinggi gelombang berkisar antara 0,2-0,75 meter dengan jarak pandang 3 hingga 6 kilometer.
Gelombang bergerak dari arah tenggara dan tiupan angin dari timur laut dengan kecepatan 4-8 knot atau 16 kilometer per jam.
Selama ini, kata dia, cuaca perairan Merak-Bakauheni aman bagi pelayaran kapal "roll on roll off" (ro-ro/feri).
"Cuaca Perairan Merak-Bakauheni normal dan tidak membahayakan bagi pelayaran," ujarnya pula.
Pada sore hari wilayah perairan Merak-Bakauheni berawan untuk 12 jam ke depan, dan suhu udara pada siang hari berkisar antara 24-33 derajat Celsius serta peluang hujan terjadi malam hari.
"Kami menjamin penyeberangan Merak-Bakauheni aman karena cuaca relatif normal," katanya lagi. (Antara)
Baca Juga: Kecelakaan Jalur Mudik Denpasar-Gilimanuk Tewaskan Enam Orang
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Ikan Sapu-Sapu Jakarta Bisa Pupuk Organik, KKP Ingatkan Bahaya Jika Dikonsumsi
-
Wamenkomdigi: Generative AI Bikin Lansia Bingung, Konten Rekayasa Wajib Watermark
-
Pemerintah AS Kaji Ulang Aturan Daur Ulang Plastik, Lingkungan Terancam?
-
Pemerintah Buka 30.000 Posisi Manajer Koperasi Desa! Cek Syarat dan Cara Daftarnya di Sini
-
Amerika Serikat Klaim Gencatan Senjata Lebanon-Israel Dapat Diperpanjang
-
Diduga Akibat Korsleting Listrik, Satu Keluarga Tewas Akibat Kebakaran di Tanjung Duren Jakbar
-
Pihak Andrie Yunus Pastikan Absen Sidang Perdana di Pengadilan Militer 29 April, Ini Alasan Kontras
-
Setelah AS, Giliran Jerman Mau Ikut Campur di Selat Hormuz
-
Wamenkes Dante Blak-blakan: AI Percepat Diagnosis Penyakit, Tapi RI Masih Bergantung Impor
-
Heboh Mahasiswi ITB Jadi Korban Foto AI Telanjang, Wamenkomdigi Ingatkan soal Etika