Suara.com - Angkatan Laut Amerika Serikat dan Kementerian Pertahanan Jepang gagal mencegat sebuah rudal balistik dalam uji coba sistem yang mereka buat bersama di lepas pantai Hawaii menurut militer AS pada Rabu lalu.
Kedua negara bekerjasama sejak 2006 untuk membangun satu varian dari Standard Missile-3, sebuah rudal yang diluncurkan dari kapal yang beroperasi sebagai bagian dari Aegis Ballistic Missile Defense System.
Dalam uji coba pada Selasa malam itu, sebuah target rudal balistik jarak menengah diluncurkan dari Pacific Missile Range Facility di Kauai, Hawaii, Menurut Badan Pertahanan Rudal AS dalam sebuah pernyataan yang dikutip kantor berita AFP.
Kapal penghancur kawal rudal USS John Paul Jones mendeteksi dan menemukan rudal target tersebut dengan radarnya menggunakan Aegis.
"Setelah memperoleh dan melacak targetnya, kapal itu meluncurkan rudal SM-3 Block IIA, namun rudal tersebut tidak mencegat targetnya," kata Badan Pertahanan Rudal.
Itu adalah perkembangan keempat dalam uji coba menggunakan rudal SM-3 IIA dan uji coba pencegatan kedua.
Uji sebelumnya pada Februari 2017 sukses. Menurut Badan Pertahanan Rudal, Amerika Serikat sejauh ini menghabiskan sekitar 2,2 miliar dolar AS untuk sistem itu dan Jepang sekitar satu miliar dolar AS.
Uji coba itu dilakukan di tengah meningkatnya ketengangan seputar kemajuan program rudal balistik Korea Utara. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
Perang Lanjut! Serangan Balasan Iran Bobol Pangkalan Udara Israel, Hanggar Jet Tempur Luluh Lantak
-
Hujan Rudal Balistik Iran Hantam Israel Tengah Picu Sirine Bahaya di Tel Aviv
-
Houthi Resmi Gabung Perang Iran, Tembakkan Rudal Balistik ke Israel
-
Inggris Tak Mampu Tahan Rudal Iran, London Kini Dalam Jangkauan Sejjil
-
Iran Tembak Rudal Balistik ke Diego Garcia, Pangkalan Pesawat Pengebom Amerika di Samudra Hindia
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 2 Juli 2026, Ada Kuda hingga Anjing
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Perludem Usul Sistem e-Banpol, Publik Bisa Pantau Penggunaan Dana Partai Secara Real-Time
-
Vonis Seumur Hidup untuk Priyo, Eksekutor Keji yang Habisi 5 Nyawa di Indramayu
-
Korban Penyekapan 3 Tahun Bakal Jalani Operasi Bertahap, Begini Kondisinya Kini
-
Bayar Rp200 Ribu Sebulan Bisa Naik Transjakarta Setiap Hari? Begini Skemanya
-
PBNU Masih Survei Lokasi Muktamar ke-35 NU, Persiapan Teknis Terus Dikebut
-
'Daripada Liburan Mending Melawan', Ibu-ibu di Jogja Geruduk Bundaran UGM Gugat Kebijakan Korup
-
Dalami Amplop dari Bupati Kuansing, KPK Buka Peluang Periksa Menhut Raja Juli
-
PLN Klaim Pemadaman Listrik di Kalbar Bukan karena Krisis Batu Bara, Ini Penyebabnya
-
Said Iqbal Beri Deadline Disnakertransgi DKI, Senin Harus Ada Keputusan Soal Kasus Mau Print
-
Pengusaha Kalbar Rugi Akibat Listrik Padam, DPRD Desak PLN Lebih Terbuka