Suara.com - PT Kereta Api Indonesia Divisi Regional III Sumatera Selatan mengimbau masyarakat mewaspadai pembelian tiket palsu yang dilakukan oknum untuk mencari keuntungan pribadi dalam suasana kepadatan arus balik lebaran tahun ini.
"Saat pemberlakuan arus balik lebaran tahun ini, masyarakat hendaknya mewaspadai jangan sampai membeli tiket kereta api palsu," kata Manager Humas PT KAI Divre III Sumsel Aida Suryanti, di Palembang, Selasa (27/6/2017).
Aida menjelaskan, perbaikan pelayanan bagi penumpang KA di wilayah Sumatera Selatan meningkatkan animo masyarakat memilih KA sebagai moda transportasi saat mudik Lebaran 1438 Hijriah baik dari Kertapati-Lubuklinggau maupun Kertapati-Tanjungkarang (Lampung), sehingga diingatkan untuk mewaspadai tiket paslu.
Menurutnya, seluruh jajaran PT KAI Divre III telah berupaya maksimal untuk menyukseskan masa angkutan lebaran dimulai 15 Juni 2017 (H-10) hingga 11 Juli 2017 (H+10).
Upaya menghindari ulah orang-orang yang ingin mendapatkan keuntungan dengan menjual tiket boarding pass KA palsu kepada calon penumpang saat masa angkutan lebaran ini, PT KAI Divre III mengimbau kembali kepada calon penumpang untuk membeli tiket di jaringan resmi telah menjadi mitra PT KAI.
Ia menjelaskan, masyarakat yang telah membeli tiket secara online agar mencetak sendiri boarding pass di Check In Counter (CIC) di stasiun keberangkatan penumpang.
Selain itu, warga diimbau untuk tidak membeli tiket dalam bentuk boarding pass, karena apabila palsu tidak bisa terdeteksi pada mesin pemindai saat boarding karena terdapat perbedaan kode pengaman seperti pada tiket asli, yaitu adanya latar belakang tulisan Kereta Api Indonesia.
Apabila terdapat perbedaan atau keraguan dengan boarding pass tersebut, calon penumpang diminta segera konfirmasi kepada petugas di stasiun.
Ia menegaskan, penerapan sistem check in dan boarding pass bagi penumpang KA adalah komitmen PT KAI Divre III dalam upaya meningkatkan pelayanan kepada pengguna jasa KA. (Antara)
Baca Juga: Hari Kedua Lebaran, Wisata Gunungkidul Hasilkan Rp305 Juta
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis