Suara.com - Puluhan ribu wisatawan mengunjungi objek wisata beretribusi di Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, yang menyumbang pendapatan asli daerah (PAD) sebesar Rp305,614 juta pada hari kedua Lebaran 2017.
Sekretaris Dinas Pariwisata Gunungkidul Hary Sukmono di Gunungkidul, Selasa, mengatakan sedikitnya ada 39.554 wisatawan yang berkunjung dengan menyumbang PAD Rp305,614 juta.
"Kawasan pantai masih mendominasi kunjungan wisata. Kunjungan wisatawan, kami prediksi akan meningkat sampai selesai libur Lebaran nanti," katanya.
Dia mengatakan sementara sisanya sebesar 20 persen berasal dari objek wisata Gunung Api Purba Nglangran, dan obiek wisata minat khusus lain seperti Gua Pindul. "Pantai tetap menjadi idola," katanya.
Hary mengatakan pihaknya menambah jumlah petugas kebersihan dan petugas pemungut retribusi. Melihat tren kunjungan, pihaknya optimistis target PAD 2017 sebesar Rp 24 miliar dapat tercapai.
"Semoga target PAD tercapai, kalau bisa melebihi target yang ditentukan," katanya.
Dia mengatakan pihaknya akan terus memperbaiki kualitas parwisata dengan menambah berbagai sarana dan prasarana yang ada untuk kenyamanan para wisatawan.
"Kami akan menambah jumlah bak sampah dan berbagai fasiiltas lainnya," katanya.
Sementara itu, SAR dan Satlinmas Korwil II Gunungkidul mengingatkan wisatawan, agar senantiasa berhati-hati dan selalu mengindahkan apa yang diintruksikan oleh petugas yang ada. Kondisi gelombang pantai selatan Gunungkidul sulit untuk diprediksi.
Baca Juga: Masih Suasana Lebaran, Mendagri Ingatkan Tanggal Masuk Kerja
Koordinator SAR dan Satlinmas Korwil II Gunungkidul Marjono mengatakan dengan meningkatnya kunjungan wisatawan saat libur lebaran, pihaknya terus memberikan imbauan agar wisatawan lebih berhati-hati.
"Kami mengimbau agar wisatawan tidak berenang, tetapi kadang banyak yang nekat," katanya.
Dia mengatakan pada Senin (26/6/2017), ada wisatawan diduga tidak mendengarkan instruksi dari petugas sarsatlinmas wilayah Pantai Baron yang tengah berlibur ke pantai baron tergulung ombak ke tengah laut Senin sore. Tim sarsatlinmas wilayah II berhasil menemukan korban dalam kondisi pingsan dan langsung dibawa ke pos sarsatlinmas untuk mendapatkan perawatan.
Proses evakuasi terhadap Satriyo (13) warga Kecamatan Semin, Gunungkidul yang terseret ombak berjalan dramatis. Korban berhasil diselamatkan oleh petugas sarsatlinmas wilayah Pantai Baron dalam kondisi tak sadarkan diri usai tergulung ombak saat bermain air bersama teman - temannya di Pantai Baron.
"Korban diduga tidak memperhatikan situasi," katanya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Satu Rumah Dihuni 10 Orang, Pemerintah Bedah 82 Hunian di Menteng Tenggulun
-
Proyek Percontohan Gentengisasi Prabowo Disorot, Kontraktor Jujur: Bukan Genteng, Kita Pakai Spandek
-
Kantongi Sertifikat, Pertamina Bisa Jual Avtur dari Minyak Jelantah Secara Global
-
RI-India Mau Kembangkan Industri Logam
-
Nasib THR Ojol Akan Ditentukan Selasa Pekan Depan
-
MKBD Tembus Rp 1 Triliun, KISI Perkuat Fundamental di Tengah Persaingan Sekuritas
-
Jangan Kehabisan! Penukaran Uang Baru BI Mulai Besok, Wajib Daftar Online Dulu
-
Krisis Batu Bara Ancam PLTU, Pasokan Listrik Aman?
-
Setoran Pajak Kripto Tembus Rp1,93 Triliun, PMK Baru Jadi Angin Segar Exchange Lokal
-
Kemenperin Bantah Industri Tahan Produksi Usai Kesepakatan Tarif RI-AS