Suara.com - Kepolisian Resor Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, menerjunkan ratusan personel untuk mengamankan kunjungan keluarga mantan Presiden Amerika Serikat Barack Obama di Puncak Becici Munthuk, Dlingo, Kamis.
"Personel dari Satuan Shabara itu sekitar 45-an personel, dan dari polres dan polsek (kepolisian sektor) sekitar 100-an personel," kata Kepala Satuan Shabara Polres Bantul AKP Agus Nuryanto di Puncak Becici Bantul, Kamis.
Selain dari personel polres dan polsek setempat, kata dia, pengamanan kunjungan Obama yang dijadwalkan tiba pukul 10.45 WIB di Puncak Becici juga dibantu personel dari Kepolisian Daerah (Polda) DIY sekitar 100 orang.
"Kalau dari polda yang dilibatkan di jalur wisata Mangunan lebih dari 100 personel, sementara dari polres, polsek ada seratusan," kata Kasat Shabara di sela mempersiapkan personel di pintu masuk kawasan wisata.
Ia menjelaskan pola pengamanan kunjungan keluarga Obama dilakukan dengan sistem terbuka dan tertutup.
Namun demikian, personel polres yang diterjunkan dengan dilengkapi rompi antipeluru berada di ring tiga kawasan Puncak Becici.
"Kita di ring tiga, karena di ring dua dan ring satu dari instansi lain. Kelengkapan lengkap ada rompi, senjata lengkap. Mereka siaga antisipsi gangguan keamanan ketertiban masyarakat (kamtibmas)," katanya.
Terkait dengan sterilisasi kawasan Puncak Becici sebelum kedatangan Obama, menurut dia, informasinya sudah dilakukan Tim Gegana dari Brimob Polda DIY, sehingga ketika dikunjungi mantan Presiden AS dalam kondisi aman.
"Yang pengemanan ketat, akan tetapi sesuai arahan pengunjung wisata tetap boleh keluar masuk selama pengamanan," katanya. (Antara)
Berita Terkait
-
Direktur Inteljen AS Tuduh Barack Obama Berkhianat Karena 'Manipulasi' Pemilu
-
Ulasan Buku Becoming: Kisah Inspiratif Perjalanan Hidup Michelle Obama
-
Segini Harta Kekayaan Michelle Obama yang Kena Rumor Perceraian dengan Barack Obama
-
Michelle Obama Tanggapi Isu Rumah Tangga: Tak Perlu Lagi Hidup Sesuai Ekspektasi
-
Diterpa Rumor Perceraian dengan Barack Obama, Michelle Obama Ungkap Fakta Sebenarnya!
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Kubu Kerry Riza Sebut Jaksa Paksakan Keputusan Bisnis Jadi Tindak Pidana Korupsi
-
Konflik Kartel Meksiko Geser Rantai Pasok Narkoba ke Indonesia, BNN Waspadai Jalur Alternatif
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
Jelang Vonis Korupsi Pertamina, Ketua Hakim Beri Peringatan Keras: Jangan Coba-coba Pengaruhi Kami!
-
Sudah Jatuh Tertimpa Tangga: Kerry Adrianto Merasa Dijebak dalam Kasus Korupsi Pertamina
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
-
Unik, Aksi Massa di Mapolda DIY Bergerak Organik Tanpa Orasi dan Tuntutan Tertulis
-
Aksi di Mapolda DIY: Massa Kecam Kekerasan Aparat yang Tewaskan Bocah di Maluku
-
Terkuak! Bukan Polisi, Pelaku Penganiaya Pegawai SPBU di Cipinang Ternyata Wiraswasta