News / Metropolitan
Senin, 10 Juli 2017 | 14:57 WIB
Pakar telematika dari ITB bernama Hermansyah [Youtube]
Polda Metro Jaya tidak mau berspekulasi mengenai motif kasus pembacokan terhadap pakar telematika Hermansyah di tepi jalan tol Jagorawi, Jakarta Timur. Hermansyah dibacok setelah ribut dengan pelaku yang menumpang kendaraan lain yang menyenggol mobil pada Minggu (9/7/2017), sekitar jam 04.00 WIB.

"Kami belum sampai ke sana (perencanaan pembacokan). Karena belum tahu pelakunya siapa, kalau udah ketangkap baru kami tahu motifnya apa," kata Kepala Kapolda Metrojaya Inspektur Jenderal Mochamad Iriawan di Jakarta, Senin (10/7/2017).

Saat ini, polisi masih menelusuri alat bukti untuk mengetahui siapa pelakunya. Pasalnya, istri Hermansyah, Iriana, yang menyaksikan kejadian tersebut mengaku tidak terlalu jelas melihat pelaku.

"(Istri Hermansyah) tidak bisa begitu menjelaskan secara pasti. Tapi kami akan mencari saksi lain yang melihat," kata Iriawan.

Hermansyah merupakan saksi ahli dari pimpinan Front Pembela Islam Habib RIzieq Shihab dalam kasus tuduhan penyebaran foto dan percakapan pornografi.

Iriawan mengatakan akan meminta keterangan saksi-saksi lain lagi. Selain itu, polisi juga akan menganalisa CCTV.

"Saksi-saksi lainnya yang ada di TKP atau tidak akan kami tanyai, darimana berangkatnya, CCTV dan lainnya akan kami periksa. Saksi-saksi di toll akan kami dalami. Jadi mohon sabar," katanya.

Hermansyah menderita luka parah sehingga dirujuk dari Rumah Sakit Hermina Depok ke Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat, Gatot Soebroto, Jakarta Pusat, semalam.

"Sekarang stabil. Mudah-mudahan dengan ditangani RSPAD akan lebih baik kedepannya. Karena lebih komplit dan lengkap," kata Iriawan.

Load More