Suara.com - Ketua DPP Partai Solidaritas Indonesia Bidang Eksternal Tsamara Amany Alatas mengatakan partainya mendukung Presiden Joko Widodo menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2017 tentang Perubahan atas UU Organisasi Kemasyarakatan.
"PSI mendukung Perppu Ormas yang dikeluarkan pemerintah," kata Tsamara kepada Suara.com, Kamis (13/7/2017).
Di tengah keresahan sebagian organisasi kemasyarakatan karena khawatir perppu tersebut memberangus kebebasan berorganisasi dan berpendapat, Tsamara mengatakan janganlah khawatir secara berlebihan selama asasnya tetap sesuai dengan Pancasila dan UUD 1945.
"Tidak perlu ada kekhawatiran yang berlebihan, selama ormas tidak mengancam ideologi bangsa Indonesia dan justru memberi kontribusi, saya rasa tentunya tidak ada alasan membubarkannya," kata Tsamara.
Tsamara mengatakan membubarkan ormas tidak gampang karena ada mekanisme yang sangat ketat, apalagi negeri ini menganut asas demokrasi.
"Tak semudah itu juga membubarkan ormas, kan ada kriterianya. Kita ini negara demokratis kok, bukan negara represif," kata mahasiswi Universitas Paramadina.
Ketika dimintai tanggapan mengenai apakah perppu tersebut urgent untuk diterbitkan sekarang, Tsamara mengatakan tentu Jokowi punya pertimbangan.
"Presiden pasti punya pertimbangan sendiri. Mungkin melihat belakangan ini ada ancaman nyata kepada Indonesia, khususnya dalam hal ini NKRI dan Pancasila," kata dia.
Berita Terkait
-
Apa Jabatan Tsamara Amany di PSSI? Temani Arya Sinulingga Bertemu Mauro Zijlstra
-
Tugas Komisaris BUMN Cuma Jadi Pengawas? Tsamara Amany Bilang Rangkap Jabatan Sah-Sah Saja
-
Sikap Sinis Ratu Tisha ke Tsamara Amany Jadi Omongan, Kayak Ada Masalah Serius
-
Geleng-geleng Ratu Tisha Lihat Tingkah Tsamara Amany, Warganet: Muak ya Bu?
-
Tsamara Amany Panjang Lebar Bela Program MBG Prabowo, Langsung Kena Semprot Netizen
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
Terkini
-
Prabowo Kumpulkan Eks Menlu: Apa Saja Poin Krusial Arah Politik Luar Negeri di Istana?
-
Partai Demokrat Desak Angka Ambang Batas Parlemen Dikecilkan, Herman Khaeron Ungkap Alasannya!
-
Temui Putra Mahkota Abu Dhabi, Megawati Kenalkan Pancasila sebagai Falsafah Pemersatu Bangsa
-
Saat Indonesia Jadi Pasar Rokok Terbesar ASEAN, Siapa Lindungi Generasi Muda?
-
OTT Beruntun di Kemenkeu, KPK Sita 3 Kg Emas dan Duit Miliaran dari Penangkapan Pejabat Bea Cukai
-
Edit Logo NU dan Disamakan dengan Simbol Yahudi, Warga Laporkan Akun X ke Polda Metro Jaya
-
Mensesneg Bocorkan Jadwal Pelantikan Hakim MK Baru Adies Kadir
-
PM Australia Anthony Albanese ke Jakarta Besok, Cek 8 Ruas Jalan yang Kena Rekayasa Lalin
-
BPJS PBI Dinonaktifkan Tanpa Pemberitahuan, Puluhan Pasien Cuci Darah Jadi Korban Ditolak RS
-
Bocah 10 Tahun di Ngada Bunuh Diri, Menteri PPPA Sentil Kerapuhan Sistem Perlindungan Anak Daerah