Suara.com - Tim Repsol Honda MotoGP terus berusaha menjaga jarak dengan rival utama mereka, Movistar Yamaha. Setelah sebelumnya Yamaha lakukan uji sasis baru di Barcelona, pihak Honda pun seakan tidak mau kalah.
Mereka melakukan hal yang sama dalam tes privat di Sirkuit Brno, Ceko, 16-17 Juli 2017. Tes ini diikuti kedua pebalap utama mereka, Marc Marquez dan Dani Pedrosa.
Selain itu, juga akan turut menguji coba sasis baru Honda pebalap dari tim satelit mereka, Cal Crutchlow (LCR Honda).
Keputusan Honda lakukan uji coba sasis baru di Brno sendiri membuat sejumlah tim waspada. Kewaspadaan ini bukan tanpa alasan--dan ditenggarai curi start.
Pasalnya, balapan selanjutnya akan digelar di arena yang sama, 6 Agustus mendatang. Balapan MotoGP sendiri saat ini masih dalam masa jeda paruh musim.
Sementara itu, Marquez menyambut baik uji coba di tengah jeda kompetisi. Baginya, hal ini sangat baik agar tetap bisa menjaga 'chemistry' dengan motornya yang membuatnya kini memuncaki klasemen sementara dengan 129 poin.
"Kami akan lakukan tes sasis (di Brno) dan beberapa hal lainnya," kata Marquez, dikutip dari Autosport, Selasa (18/7/2017).
"Bagaimanapun, tes selama liburan musim panas selalu jadi ide yang bagus untuk pebalap dan motor, karena dengan begitu Anda tidak akan kehilangan (sentuhan) kecepatan," lanjut dia.
Sebelumnya, Yamaha telah memperkenalkan sasis baru mereka yang diuji coba usai balapan di Barcelona, bulan lalu.
Baca Juga: Hanya Unggul 10 Poin dari Rossi, Marquez: Saya Makin Termotivasi
Kedua pebalap mereka, Valentino Rossi dan Maverick Vinales, telah menggunakan sasis baru tersebut saat balapan di Assen, Belanda, 25 Juni, dan Sachsenring, Jerman, 2 Juli lalu.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Belajar dari Kasus Daycare Little Aresha, KPAI: Ortu Wajib Cek Izin dan Latar Belakang Pengasuh!
-
BNI Pastikan Koperasi Swadharma Berdiri Sendiri di Luar Struktur Bank
-
BRIN dan Wanadri Siapkan Misi Selamatkan Terumbu Karang Pulau Buru yang Hancur Akibat Bom Ikan
-
Belajar dari Kasus Little Aresha, Ini 3 Cara Cek Legalitas Daycare dan PAUD Agar Anak Aman
-
Kebakaran Maut di Lubang Buaya: Wanita 53 Tahun Pengidap Stroke Tewas Terjebak Dalam Rumah
-
Gus Ipul: Persiapan Muktamar NU Terus Berjalan, Tim Panel Tuntaskan SK Sebelum Agustus
-
Niat Lindungi Anak dari Amukan Ibu, Anggota TNI Berpangkat Peltu Malah Dikeroyok di Stasiun Depok
-
Pelaku Penembakan Acara Trump Terungkap, Foto Kenakan Kaos IDF Israel Viral
-
Gubernur Pramono Bahas Rencana Konser BTS 2026 Saat Temui Wakil Wali Kota Seoul
-
Candaan Jubir Gedung Putih Viral Usai Insiden Penembakan, Bak Prediksi Masa Depan