Suara.com - Gerombolan teroris Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) tampaknya memunyai 1001 cara untuk memikat kaum muda, lelaki maupun perempuan, untuk bertempur atas nama Abu Bakr al-Baghdadidan kekhilafahannya.
Buktinya, sudah banyak tentara koalisi internasional yang menangkap ataupun menembak mati militan ISIS yang ternyata masih berusia belasan tahun.
Termutakhir, seperti dilansir Telegraph, Selasa (18/7/2017), seorang perempuan berusia 16 tahun asal Jerman yang berperang untuk ISIS ditangkap tentara Irak di kota tua Mosul.
Mengutip media Jerman, Bild, gadis itu teridentifikasi sebagai Linda W. Ia ditemukan tentara Irak bersembunyi di dalam terowongan.
Menurut keterangan tentara Irak, gadis itu berparas cantik. Tapi, jangan salah, Linda ternyata salah satu penembak jitu andalan ISIS yang sudah menghabisi banyak tentara Irak.
Dalam foto yang juga tersebar di media sosial, Linda tampak ketakutan dan tubuhnya dipenuhi debu ketika ditangkap tentara Irak.
Semula, tentara Irak mengira Linda adalah perempuan kaum Yazidi korban penculikan ISIS. Sebab, Linda tak cukup baik dalam berbahasa Arab selayaknya kaum Yazidi.
Namun, setelah mendapatkan senapan tembak runduk di tempat persembunyiannya, tentara Irak memastikan Linda adalah gerombolan ISIS.
“Linda diketahui melarikan diri dari rumahnya di Saxony, Jerman, tahun 2016. Dia lantas diketahui pergi ke Istanbul, Turki, sebelum memasuki Suriah untuk bergabung dengan ISIS,” tulis Bild.
Baca Juga: Anggota Golkar Fayakhun Dicegah KPK ke Luar Negeri
Setelah memasuki Suriah, Linda ditugaskan ISIS untuk bertempur di wilayah Irak. Ia diselundupkan masuk ke Irak oleh jaringan teroris ISIS.
Selama berperang untuk ISIS, Linda mendapat “nama perang” Umm Maryam. Ia dikirim ke Mosul diduga untuk memperkuat basis ISIS ketika tentara Irak menggelar kampanye pembebasan kota tua tersebut.
Masih menurut pemberitaan Bild, pemerintah negara bagian Saxony sebenarnya sejak setahun lalu sudah membidik Linda untuk dimintakan keterangan terkait aktivitasnya yang diduga terlibat jaringan teroris.
Oleh pemerintah Saxony, Linda disebut sedang merencanakan aksi teroristik di Dresden, ibu kota negara bagian tersebut. Namun, penyelidikan itu terhenti ketika Linda diketahui sudah tak lagi berada di Jerman.
Kekinian, Linda masih berada dalam tahanan tentara Irak. Sementara ini, belum diketahui apakah Linda akan dideportasi ke Jerman atau tidak.
Berita Terkait
-
Petinggi Kurdi: Kami Yakin 99 Persen Al-Baghdadi Masih Hidup
-
Obrolan Teroris di Telegram: Jual Celana Dalam hingga Cari Cewek
-
Wiranto: dari Poso, Kelompok Santoso Bangun Basis di Marawi
-
Militannya Sering Utang, Restoran Terakhir ISIS di Irak Bangkrut
-
Intelijen Irak: Abu Bakr al-Baghdadi Masih Hidup!
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
Terkini
-
Jangkauan Rudal Iran Tembus 4000 Km, AS dan Sekutnya Gemetar, Panas Dingin, Panik
-
Mantan Direktur FBI Robert Mueller Tutup Usia, Donald Trump: Saya Senang Dia Mati!
-
Influencer Inggris Jadi Buzzer Pemerintah? Pamer Bikini Tutupi Realita Perang Iran
-
Ketegangan Selat Hormuz Memuncak: Ultimatum Trump Picu Ancaman Balasan dari Teheran
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Berbagi Berkah Ramadan, Driver ShopeeFood Kompak Masak untuk Anak-Anak Panti Asuhan
-
Jangkauan Rudal Iran Kejutkan Dunia, Kota di Israel Luluh Lantak
-
Fasilitas Natanz Diserang Israel dan AS, Iran Waspada Bencana Nuklir
-
Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah
-
Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis