Suara.com - Pendidikan tidak mengenal usia. Temui Charles Leuzzi, lelaki berusia 97 tahun yang telah melakukan lebih banyak hal dengan hidupnya.
Lelaki asal Philadelphia itu sangat sibuk menjalani kehidupan yang tidak pernah dia dapatkan untuk lulus SMA. Charles terpaksa dikeluarkan di tahun pertamanya untuk membantu keluarganya dengan mendapatkan pekerjaan.
Kemudian ia ikut berperang dalam Perang Dunia II.
"Ayah saya hanya menghasilkan 12 dolar AS hari atau sekitar Rp159 ribu. Kami tidak dapat hidup dengan itu, jadi saya mengambil memutuskan bekerja. Lalu saya memiliki ide ikut berperang," ujarnya dikutip Metro dari ABC 6.
Pada saat dia kembali, sudah terlambat untuk melanjutkan pendidikan di sekolah menengah.
Uniknya, pada sebuah akhir pekan, keluarganya mengejutkannya dengan mengadakan pesta kelulusan kehormatan, lengkap dengan sertifikat dari SMA lamanya.
Lulus usia sembilan puluh tujuh tahun dari SMA. Mereka memberikannya selamat dan mengadakan pesta.
"Ini bagus. Saya akhirnya berhasil melakukannya. Saya harus menunggu lama untuk itu, tapi saya mengerti!" katanya.
Ketika ditanya apakah kuliah ada dalam rencana berikutnya, dia menambahkan, "Ya, sebaiknya saya pergi, saya tidak ada hal lain untuk dilakukan".
Sementara itu, Putrinya, Beverly Pintarelli melihat apa yang diberikan pada ayahnya adalah sesuatu yang berarti, terutama saat dia melihat semua temannya.
Baca Juga: Trump Bom Suriah, "Perang Dunia III" Ramai di Google
"Hidup hingga 97 tahun adalah berkat. Kami senang, kami membuatnya bahagia dengan apa yang diimimpikannya seumur hidup," ujarnya. [Metro]
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
Terkini
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender
-
Pantura Genuk Minim Genangan di Musim Hujan, Infrastruktur Pengendali Banjir Dioptimalkan
-
Satgas PKH Sedang Verifikasi Temuan PPATK Soal Hasil Penambangan Emas Ilegal Senilai Rp992 Triliun
-
Pandji Pragiwaksono Dicecar 48 Pertanyaan Usai Diperiksa Bareskrim: Saya Ikuti Prosesnya Saja
-
Lebih Ganas dari COVID-19, Menakar Kesiapan Indonesia Hadapi Virus Nipah yang Mematikan
-
Dirut Garuda dan Perwakilan Embraer Sambangi Istana, Bahas Rencana Pembelian Pesawat?
-
Jakarta Makin Gampang Tenggelam, Sudah Waktunya Benahi Tata Ruang?
-
Noel Ngaku Dilarang Ungkap Partai K: Benernya Lidah Gue Mau Ngomongin Hari Ini
-
Prabowo Sentil Bogor Semrawut Banyak Spanduk, Wawako Jenal: 61 Baliho Sudah Kami Bongkar