Suara.com - Seorang bandar dengan barang bukti 10.000 obat Zenith menabrak anggota Subdit III Direktorat Reserse Narkoba Polda Kalsel saat ingin dilakukan penangkapan, pada Senin (24/7).
"Bosnya alias sang bandar kabur menggunakan mobil langsung tancap gas hampir menabrak anggota, kemudian dikejar tidak dapat, tapi identitasnya sudah kami ketahui," kata Kasubdit III Direktorat Reserse Narkoba Polda Kalsel AKBP Matsari HS SH di Banjarmasin, Selasa.
Dia mengatakan, meski gagal menangkap sang bandar utama, namun polisi berhasil mengamankan kurirnya saat menyerahkan 10.000 butir Zenith kepada petugas yang melakukan penyamaran.
"Tersangka yang kami amankan bernama Gusti Rosadi alias Dongdong (49) saat mau transaksi mengantar barang ke pembeli," ucap Matsari.
Dikatakannya, pengungkapan jaringan pengedar ini berawal dari informasi masyarakat terkait adanya sang kurir yang kerap menjual pil Zenith tersebut.
Kemudian setelah anggota mengetahui lokasi transaksi di tepi Jalan Ahmad Yani Km 1, Kelurahan Sungai Baru, Kecamatan Banjarmasin Tengah, pada Senin malam sekitar pukul 21.30 WITA, penyergapan pun dilakukan.
Terus dikatakannya, hingga kini petugas masih melakukan pengembangan dan berupaya menangkap bandar yang saat ini buron.
Sedangkan untuk tersangka Gusti Rosadi yang beralamat di Jalan Kuripan Gang 1, Kelurahan Kebun Bunga, Kecamatan Banjarmasin Timur, penyidik menjeratnya dengan Pasal 197 Jo Pasal 106 (1) Undang-Undang No 36 Tahun 2009 Tentang Kesehatan. [Antara]
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
KPK: ASN Cilacap Sampai Harus Ngutang demi Setor Uang Rp10 Juta ke Bupati Syamsul Auliya
-
Ekonomi Dunia Terancam 'Kiamat', Donald Trump Mulai Keder Hadapi Ketangguhan Iran di Selat Hormuz
-
Sidang Perdana Korupsi Bea Cukai: Bos Blueray Cargo John Field Hadapi Pembacaan Dakwaan
-
Mendagri: Program Tiga Juta Rumah Wujud Kepedulian Presiden kepada "Rakyat Kecil"
-
Mendagri: Program 3 Juta Rumah Percepat Akses Hunian Layak bagi Masyarakat Kurang Mampu
-
Polisi Buru Kiai Ashari! Tersangka Cabul Santri Ponpes Pati Bakal Dijemput Paksa Jika Mangkir
-
Sedia Payung dan Jas, BMKG Ingatkan Jakarta Potensi Hujan Sore Ini!
-
'Takut Diamuk Massa': Alasan Klasik di Balik Tabrak Lari, Mengapa Jalanan Kita Begitu Beringas?
-
Ketum TP PKK Ajak Warga Sulsel Tingkatkan Imunisasi Anak Demi Generasi Sehat
-
Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, Mendagri Tito Bersama Menteri PKP Tinjau Program BSPS di Balikpapan