Suara.com - Polisi menetapkan perempuan berinisial M (25) dan lelaki berinisial MD (26) menjadi tersangka kasus kepemilikan ekstasi. Kasus ini terungkap setelah mobil yang mereka tumpangi, Honda CRV, menabrak mobil anggota polisi di jalan tol Halim, Jakarta Timur, pada Senin (24/7/2017), dan setelah diperiksa ternyata ditemukan enam butir ekstasi.
"Sudah tersangka semua," kata Kepala Subdit III Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Bambang Yudhantara, Selasa (25/7/2017).
Bambang mengatakan informasi rinci mengenai perkara yang menjerat muda-muda tersebut akan disampaikan dalam gelar perkara.
"Masih kami dalami. Nanti kami ekspose ya. Oke makasih ya," katanya.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono menjelaskan kedua tersangka dinyatakan positif mengandung amphetamine setelah dilakukan tes urine.
"Kalau dia tes urinenya positif ya, tapi positif ampetamine ada dua orang itu," kata Argo.
Saat ini, polisi sedang mengembangkan kasus tersebut. Polisi menelusuri keberadaan ZA lantaran tersangka mengaku mendapatkan ekstasi dari dia.
"(Ekstasi) dari ZA," kata dia.
Namun, polisi belum bisa menyimpulkan apakah ZA merupakan bandar narkoba atau bukan.
"Belum, itu saja yang saya ketahui," kata Argo.
Ihwal kasus ini, M mengendarai mobil Honda CRV diduga terpengaruh obat-obatan sehingga menabrak mobil petugas.
Dari hasil pemeriksaan sementara, mereka mengaku membeli 12 butir pil ekstasi dari ZA. Sesudah transaksi di kawasan Kepala Gading, Jakarta Utara, mereka mengonsumsi pil tersebut dan masih tersisa enam butir yang kini jadi barang bukti.
Tag
Berita Terkait
-
Legislator PKS ke BNN: Jangan Biarkan 'Whip Pink' Makin Gila, Perlu Ditindak Tegas
-
DPR Soroti Modus 'Whip Pink' Pakai Label Halal, BNN Didesak Awasi Ketat Narkoba Jenis Baru
-
Di Depan DPR, BNN Laporkan Sita 4 Ton Sabu hingga Bongkar 7 Jaringan Internasional
-
Video Viral Bongkar Dugaan Manipulasi BAP, Penyidik Polsek Cilandak Diperiksa Propam
-
Digerebek di Fly Over Hingga Kontrakan, Polda Metro Sikat Jaringan Sabu 5,3 Kg di Tangsel
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Mauro Zijlstra Resmi Gabung Persija
-
KPK Bakal Panggil Pihak Terkait Kasus Bank BJB, Termasuk Aura Kasih?
-
Jakarta Diguyur Hujan Deras Lagi: Puluhan RT di Jaksel Kembali Terendam, Petogogan Paling Parah
-
Dugaan Skandal PT Minna Padi Asset Manajemen dan Saham PADI, Kini Diperiksa Polisi
-
Epstein Gigih Dekati Vladimir Putin Selama Satu Dekade, Tawarkan Informasi 'Rahasia AS'
Terkini
-
Prabowo 'Hardik' Negara Besar Soal Pembantaian, Pakar UMY Ungkap Target Spesifik di Baliknya!
-
Mahfud MD Soroti Kekerasan Aparat: Reformasi Polri Diserukan, Brutalitas Masih Terjadi
-
Buntut Hujan Deras, 39 RT di Jakarta Selatan Dikepung Banjir Setinggi 30 Sentimeter
-
Mahfud MD Beberkan 4 Isu Krusial Komisi Reformasi Polri: Posisi Kapolri hingga Penguatan Kompolnas
-
Kecelakaan Maut di Cilandak: Pemotor Tewas Usai Hantam JakLingko Depan Warung Bakso
-
Drama Aura Kasih Berlanjut, Berpeluang Dipanggil KPK Terkait Ridwan Kamil di Luar Negeri
-
Kabar Gembira! Lansia di Atas 75 Tahun yang Tinggal Sendirian Bakal Dapat Makan Gratis dari Kemensos
-
KPK Bakal Panggil Pihak Terkait Kasus Bank BJB, Termasuk Aura Kasih?
-
Jakarta Diguyur Hujan Deras Lagi: Puluhan RT di Jaksel Kembali Terendam, Petogogan Paling Parah
-
Operasi Senyap Ditresnarkoba Polda Metro: Bongkar Peredaran Etomidate di Jakbar hingga Tangerang