Suara.com - Sebanyak dua mantan pemimpin sekte keagamaan Mormon di Kanada, Winston Blackmore dan James Maroin Oler, divonis bersalah dan dihukum penjara selama lima tahun ke depan.
Keduanya, seperti dilansir Rusia Today, Selasa (25/7/2017), dinilai bersalah melakukan poligami. Winston dianggap bersalah karena memunyai 25 istri. Sementara James dinyatakan bersalah karena menikahi 5 perempuan.
Poligami merupakan praktik terlarang dan dianggap perbuatan kriminal dalam sistem hukum pidana Kanada.
Meski dinyatakan bersalah dalam persidangan mahkamah Kanada, Senin (24/7), mantan pemimpin Gereja Fundamentalis Yesus Kristus dari Orang Suci Zaman Akhir (FLDS) tersebut tidak dipenjara. Winston dan James dibebaskan setelah pengadilan mendapat uang jaminan.
Winston maupun James mengakui berbuat kesalahan karena melakukan poligami. Tapi, mereka berkukuh melakukan hal tersebut karena mengikuti peraturan keyakinan sekte.
"Aku tak pernah menyangkal kesalahan bahwa aku dianggap bersalah karena melakukan perintah keyakinan sekte. Itulah kasus yang kualami,” tukas Winston.
Sebelum dinyatakan bersalah, tim pengacara Winston dan James sudah bertekad untuk menggugat sistem hukum pidana Kanada karena dianggap diskriminatif terhadap keyakinan kliennya.
Menurut mereka, hukum pidana Kanada yang menyatakan poligami adalah perbuatan kriminal dianggap melanggar hak warga untuk bebas menjalani kepercayaan agamanya masing-masing.
Baca Juga: Kapolri Ungkap Alasan 'Pasang' Idham Azis Jadi Kapolda Metro Jaya
Untuk diketahui, mahkamah agung Kanada mulai menyatakan poligami sebagai praktik kriminal sejak tahun 2011.
Berita Terkait
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
Terkini
-
Istana Negara Dibuka untuk Umum, Warga Mulai Berbondong-bondong Hadiri Open House Lebaran
-
Miguel Diaz-Canel Bakal 'Di-Maduro-kan', Pemerintah Kuba Tegas Melawan AS
-
Prabowo Salat Id di Aceh, Ahmad Muzani: Bentuk Solidaritas bagi Sumatra
-
Lebaran di KPK, Sudewo Beri Pesan Idulfitri Kepada Warga Pati
-
Lebaran di Aceh Tamiang, Prabowo: Pemulihan Pascabencana Hampir 100 Persen
-
Kasatgas PRR Dampingi Presiden Prabowo Rayakan Idulfitri Bersama Masyarakat di Aceh Tamiang
-
Prabowo Tinjau Huntara Korban Bencana Banjir Aceh Usai Salat Id, Cek Fasilitas dan Sapa Warga
-
Momen Prabowo Laksanakan Salat Id Hingga Halalbihalal dengan Masyarakat Aceh Tamiang
-
Viral! Dikabarkan Tewas Sejak 2019, Sosok Ini Sangat Mirip Jeffrey Epstein, Apakah Ia Masih Hidup?
-
Mojtaba Khamenei Klaim Musuh Allah Telah Tumbang, AS-Israel Disebut Salah Perhitungan