Suara.com - Tim gabungan Bareskrim Polri dan Polda Metro Jaya menangkap puluhan warga negara asal Cina dan Taiwan diduga terlibat kasus penipuan internasional. Ketiganya dicokok di tiga lokasi berbeda yakni Bali, Surabaya, dan Jakarta.
Saat diciduk mereka tak memiliki paspor. Kini polisi tengah menelusuri keberadaan paspor puluhan WNA tersebut.
"Kami belum mendapatkan paspornya, masih ditelusuri," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Minggu (30/7/2017).
Pihaknya, lanjut Argo, sedang berkoordinasi dengan Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM untuk mencari informasi apakah mereka masuk ke Indonesia lewat jalur resmi atau ilegal.
"Kami masih konfirmasikan pada pihak imigrasi. Menunggu bagaimana teknisnya," ujar dia.
Sebelumnya, aparat Kepolisian mengungkap kejahatan penipuan internasional melalui telepon atau phone fraud. Para pelaku melakukan aksi kejahatannya dari tiga Kota di Indonesia, yaitu Jakarta, Surabaya, dan Bali.
Sindikat kejahatan penipuan ini berasal dari Cina dan Taiwan. Modusnya dengan menggunakan data-data nasabah bank dari negara asalnya. Dari Indonesia para sindikat itu menghubungi para nasabah bank di Cina dengan menyamar dari institusi penegak hukum di Taiwan.
Dalam melakukan aksinya, mereka ada yang mengaku sebagai polisi, jaksa dan petugas bank. Kemudian para pelaku ini mengatakan kepada korban bahwa si korban sedang diselidiki karena terkait kasus pidana, sehingga korban ketakutan.
Saat para korban ketakutan, para sindikat ini meminta sejumlah uang supaya transfer kepada mereka. Tujuannya untuk menghentikan kasus pidana yang seolah-olah sedang mereka lakukan.
Baca Juga: Donald Trump Amuk Cina di Twitter, Gertak Sambal?
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Lebaran, Prabowo Silaturahmi via Telepon dengan Erdogan hingga Mohammed bin Salman
-
Inggris Tak Mampu Tahan Rudal Iran, London Kini Dalam Jangkauan Sejjil
-
Duka di Maybrat: Dua Prajurit TNI AL Gugur Usai Kontak Tembak dengan KKB, Senjata Dirampas
-
Mengenal 2 Konsep Huntap yang Akan Dibangun Satgas PRR untuk Penyintas Bencana Sumatera
-
MAKI Sindir KPK Soal Penahanan Rumah Yaqut Secara Diam-diam: Layak Masuk Rekor MURI
-
Siapa Fuad? Sosok WNA Iran Terduga Pembunuh Cucu Mpok Nori yang Ditangkap di Tol Tangerang-Merak
-
Pelaku Pembunuhan Wanita di Cipayung Tertangkap, Ternyata Mantan Suami Siri Asal Irak
-
Hawaii Diterjang Banjir Terparah Sepanjang 20 Tahun, 5000 Warga Mengungsi
-
Mudik Lebaran Lancar dan Kondusif, Kakorlantas Polri: Terima Kasih untuk Semua Pihak yang Terlibat
-
Gaspol Reformasi Pendidikan, Prabowo Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah