Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Gerindra Ferry Juliantono menyarankan Victor B. Laiskodat untuk segera meminta maaf atas pernyataannya saat pidato di Kupang pada tanggal 1 Agustus 2017 lalu. Pasalnya, permintaan maaf Victor akan menjadi pertimbangan bagi Gerindra untuk mencabut laporan di Badan Reserse Kriminal Polri.
"Ya, kan sebaiknya yang bersangkutan menyampaikan permohonan maaf dan itu tentu akan menjadi pertimbangan (mencabut laporan)," kata Ferry di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu(5/8/2017).
Kata Ferry, pernyataan Ketua Fraksi Nasdem DPR RI tersebut yang mengatakan Partai Gerindra dan tiga partai lainnya, PAN, Demokrat, dan PKS sebagai pendukung khilafah mendapat reaksi keras dari kader Gerindra. Sehingga, kemudian ada yang langsung melaporkannya kepada pihak Kepolisian.
"Sikap partai Gerindra kemarin hampir semua teman-teman partai Gerindra pengurus, kader di seluruh Indonesia bereaksi," kata Ferry.
Karena itu, semakin cepat Politikus Nasdem tersebut menyampaikan permohonan maaf, maka kasusnya akan semakin reda. Sebab, baik Victor sendiri maupun Nasdem adalah sahabat Gerindra.
"Kami merasa saudara Victor Laiskodat adalah sahabat, partai Nasdem adalah sahabat, tapi masalah ini karena sudah terlanjur di video viral, ya akan menimbulkan reaksi luar biasa," kata Ferry.
Berita Terkait
-
Pertamax Tembus Rp16 Ribu, JS Khairen Sindir Balik Cuitan Lawas Partai Gerindra
-
Narrative Backlash! Pakar: Unggahan Lama Prabowo Soal Rupiah Kini Jadi Senjata Makan Tuan
-
Perempuan NasDem Lawan KDRT Lewat Film: Kekerasan Bukan Aib, Jangan Diam
-
Gerindra Sebut Keakraban Prabowo dan Megawati Sebagai Simbol Persatuan Hadapi Tantangan Global
-
Habiburokhman Sentil Dino Patti Djalal: Jangan Sok Paling Tahu Diplomasi
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
GERD Kambuh, Dokter Tifa Pakai Kursi Roda usai Pemeriksaan di RS Polri
-
Maraton Geledah Tiga Lokasi di Bali, KPK Amankan Barang Bukti Kasus Pemerasan WNA
-
Penyakit Bawaan Ditemukan Saat Pemeriksaan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat di RS Polri
-
KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Hasil Pemerasan WNA dalam Kasus Silmy Karim
-
Anak 5 Tahun Bongkar Dugaan Pembunuhan Ibunya di Tambora
-
KPK Cecar Yaqut soal Barang Bukti Kasus Korupsi Haji yang Telah Dikumpulkan Penyidik
-
Sekolah Rakyat Jadi Harapan Baru Anak Miskin, Wamensos: Presiden Jalankan Amanat Konstitusi
-
Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta
-
Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!