Suara.com - Aparat Kepolisian Resor Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, meringkus Nur (54), pelaku penipuan dengan modus pengobatan.
"Tersangka diringkus petugas di rumahnya, Jalan Gatot Subroto Lingkungan I, Kelurahan Bandar Senembah, Kecamatan Binjai Barat, Kota Binjai," kata Kanit Pidana Umum Satuan Reskrim Polres Langkat Iptu Zul Iskandar Ginting di Stabat, seperti dilansir Antara, Selasa (15/8/2017).
Polisi menyita 43 cincin emas palsu, 100 gelang emas palsu, 24 kalung emas palsu, dan 13 liontin emas palsu dari tangan tersangka.
Nur ditangkap polisi berdasarkan pengaduan korbannya, Risdapot Parulian Hutagalung (54), warga Jalan Enggang Lingkungan XIII Beringin Desa Kwala Bingai, Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat.
Zul menuturkan, penipuan itu terjadi pada 26 Juni lalu. Nur berjanji bisa menyembuhkan penyakit anak Risdapot, yang disebutnya akibat guna-guna.
Nur meminta Risdapot untuk menyediakan uang dan emas, yang kemudian ia bungkus dengan kertas koran setiap kali melakukan pengobatan kepada anaknya.
Ia meyakinkan, uang dan emas milik Risdapot tidak akan hilang, hanya disimpan di dalam lemari hingga jangka waktu 40 hari sebagai syarat untuk menjemput tondi atau anak korban.
Setelah 40 hari semua bungkusan kertas koran itu dibuka. Ternyata isinya bukan emas maupun uang, melainkan kertas tisu dan kain. Atas penipuan itu Risdapot mengalami kerugian sebesar Rp400 juta.
Baca Juga: E-Power, Teknologi Mobil Listrik Nissan untuk Indonesia
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Realita Pahit Dunia Kerja: Antrean 2 Km di Malaysia dan Bayang-Bayang PHK di Indonesia
-
Berkat Jejak Transaksi Daring, Pelaku Penyekapan Perempuan di Bandung Ditangkap
-
Segera Hadir, Film Sekolah Rakyat Angkat Kisah Dramatis dari Kehidupan Nyata
-
SDA Terus Dicuri, Prabowo: TNI AL dan Bea Cukai Sudah Dikerahkan, Masih Saja Bocor!
-
Rugi Terus, Prabowo Bakal Tutup 800 Perusahaan Pelat Merah untuk Berhemat
-
Jakarta Darurat Kabel Semrawut: Pelajar Tewas, Perda Mangkrak, Legislator Tuntut Sanksi Operator
-
UU Peradilan Militer Jadi Tameng Impunitas TNI! Aktivis Desak Reformasi Total
-
Kapolri Buka Suara Usai Roy Suryo dan dr Tifa Tak Ditahan: Itu Kewenangan Kejaksaan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
Terekam CCTV, Detik-detik Pasutri di Duren Sawit Gasak Motor Sambil Bawa Anak