Suara.com - Warga Jalan By Pass, Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara, Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara, digegerkan dengan penemuan sesosok jasad yang gantung diri di salah satu tempat karaoke.
Korban diketahui bernama Indah Fauziah Siregar (18), warga Panompuan Julu, Desa Panompuan Kecamatan Angkola Julu, Kabupaten Tapanuli Selatan.
Saat ditemukan, korban sudah tergantung di kamar mandi salah satu ruangan di tempat karaoke Arwana dengan kondisi leher terikat kain. Korban memakai atasan tanktop berwarna hitan dan putih serta baju lengan pendek berwarna abu-abu.
Sebelum bunuh diri, Indah ternyata meninggalkan sepucuk surat ungkapan perasaan kepada pacarnya yaitu Rahmat Butar-Butar. Dalam surat tersebut, Indah menulis, bahwa dia sangat mencintai kekasihnya, namun Rahmat tidak mencintainya setulus hati.
Selain itu, Indah juga mengungkapkan, dia nekat bunuh diri sebagai bukti cintanya kepada Rahmat. Di surat itu juga, Indah menulis betap selalu bahagia di samping Rahmat, namun kekasihnya itu tidak pernah mengerti.
“Sebelum bunuh diri, ternyata dia menulis surat ungkapan perasaannya,” ujar Kasat Reskrim Polres Kota Padangsidimpuan AKP Zul Effendi dikutip dari Tribrata Polri.
Zul Effendi menjelaskan dari hasil penyelidikan sementara, ternyata Rahmat diduga kuat sebagai pacar korban, karena di dalam surat yang ditulis itu, Indah menyebut nama Rahmat Butar-Butar.
“Kuat dugaan, Rahmat itu yang menjadi pacar korban, sesuai dengan tulisan yang ditemukan di surat itu,” katanya.
Lebih lanjut, Kasat Reskrim mengatakan hingga saat ini, pihak kepolisian sudah memanggil delapan orang saksi, satu di antaranya atas nama Rahmat Butar-Butar.
“Jumlah saksi yang sudah dipanggil ke kantor polisi sebanyak delapan orang, yang terdiri dari teman dan pacar korban,” imbuhnya.
Saat ini, kepolisian masih melakukan penyelidikan terhadap adanya dugaan indikasi lain atas peristiwa tersebut. Dari hasil pemeriksaan sementara, ternyata Rahmat dan korban sempat bertengkar beberapa hari yang lalu sebelum kejadian. Namun, sampai saat ini, motif pertengkaran belum diketahui.
Berita Terkait
-
Termasuk Manajer Delta Spa! Polisi Periksa 3 Saksi Penting di Kasus Kematian Terapis 14 Tahun
-
Kesaksian Warga soal 5 Jenazah Terkubur dalam Satu Liang di Belakang Rumah
-
Geger Kasus Indramayu: 5 Jenazah Dalam Satu Lubang! Polisi Temukan Cangkul Berdarah, Apa Motifnya?
-
Jurnalis Asal Palu Ditemukan Tewas di Hotel D'Paragon Jakbar, Kondisi Jasad Sudah Membiru
-
Seorang Pria Ditemukan Tewas Membusuk dengan Kondisi Terlilit Kasur di Bekasi, Diduga Korban Pembunuhan
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Sunscreen Menghilangkan Flek Hitam Usia 40 Tahun
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 5 Bedak Murah Mengandung SPF untuk Dipakai Sehari-hari, Mulai Rp19 Ribuan
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 50 Kode Redeem FF Terbaru 17 Januari 2026, Klaim Hadiah Gojo Gratis
Pilihan
-
Suram! Indonesia Masuk Daftar 27 Negara Terancam Krisis Struktural dan Pengangguran
-
Jelang Kunjungan Prabowo ke Inggris, Trah Sultan HB II Tolak Keras Kerja Sama Strategis! Ada Apa?
-
Siapa Ario Damar? Tokoh Penting Palembang yang Makamnya Kini Dikritik Usai Direvitalisasi
-
Fadli Zon Kaget! Acara Serah Terima SK Keraton Solo Diserbu Protes, Mikrofon Direbut
-
Tim SAR Temukan Serpihan Pesawat ATR42-500 Berukuran Besar
Terkini
-
Akses PadangBukittinggi Longsor, Kementerian PU Ungkap Proyeksi saat Mudik
-
Dunia Diambang Perang Dunia III, Situasinya Kini Mirip Jelang Perang Dunia I dan II
-
Saksi di Sidang Nadiem Jelaskan Alasan Jurist Tan Jadi The Real Menteri di Kemendikbudristek
-
Banjir Belum Sepenuhnya Surut, KAI Telah Batalkan 34 Perjalanan KA
-
'Sengaja Cari yang Bukan Ahli Pendidikan', Saksi Bongkar Peran Nadiem di Sidang Korupsi Laptop
-
137 Ton Sampah Diangkut dari Tanggul Muara Baru, DLH DKI Targetkan 5 Hari Selesai
-
Tepis Isu Simpang Siur, Dasco Tegaskan Tak Ada Wacana Pilpres Dipilih MPR dalam Revisi UU Pemilu
-
DPRD DKI: 137 Kawasan Jakarta Rawan Narkoba, Menyusup ke Kamar Kos dan Apartemen
-
Bauran Energi Terbarukan 2025 Baru 15,75 Persen, IESR: Tak Sesuai Target
-
'Anies Adalah Kami': Partai Gerakan Rakyat Resmi Lahir, Siap Jadikan Anies Baswedan Presiden