- Ormas Gerakan Rakyat bertransformasi menjadi partai politik dengan tujuan mengusung Anies Baswedan sebagai Presiden RI.
- Deklarasi ini dilakukan pada Rakernas I Partai Gerakan Rakyat yang dilaksanakan di Jakarta pada Minggu, 18 Januari 2026.
- Partai menargetkan pengesahan legal oleh Kemenkumham selambat-lambatnya pada bulan Februari 2026 untuk ikut kontestasi.
Suara.com - Peta politik nasional kembali diramaikan dengan kehadiran kekuatan baru. Organisasi kemasyarakatan (ormas) Gerakan Rakyat resmi bertransformasi menjadi partai politik dan secara tegas mendeklarasikan satu tujuan utama: mengantarkan mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan, ke kursi Presiden Republik Indonesia.
Deklarasi yang menggelegar ini menjadi agenda sentral dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I 2026 Partai Gerakan Rakyat yang digelar di Jakarta, Minggu (18/1/2026).
Di hadapan ratusan kader, Ketua Umum Gerakan Rakyat, Sahrin Hamid, tanpa ragu menyebut nama Anies sebagai satu-satunya figur yang akan diperjuangkan partainya dalam kontestasi kepemimpinan nasional mendatang.
“Kami menginginkan bahwa pemimpin nasional nanti insyaallah adalah Anies Rasyid Baswedan,” ujar Ketua Umum Gerakan Rakyat Sahrin Hamid dengan nada mantap.
Pernyataan ini bukan sekadar dukungan politik biasa. Sahrin menegaskan bahwa arah perjuangan dan bahkan identitas partai yang baru lahir ini telah menyatu sepenuhnya dengan sosok Anies Baswedan.
Hubungan antara partai dan Anies digambarkan sebagai sebuah ikatan yang tak terpisahkan, di mana eksistensi partai didedikasikan sepenuhnya untuk visi kepemimpinan Anies.
“Sudah jelas arah perjuangan kita ke depan bahwa di kondisi seperti apapun, Anies Baswedan adalah Gerakan Rakyat dan Gerakan Rakyat adalah Anies Baswedan,” katanya, yang disambut riuh tepuk tangan peserta Rakernas.
Sebagai simbol dari fusi identitas tersebut, Anies Baswedan secara resmi telah menjadi anggota pertama dan utama dari partai ini.
Sahrin Hamid mengungkapkan bahwa Kartu Tanda Anggota (KTA) dengan nomor istimewa 0001 telah diserahkan langsung kepada Anies pada 17 Desember 2025 lalu, menandakan posisi sentral Anies sebagai ruh perjuangan partai.
Baca Juga: Gerakan Rakyat Deklarasi Jadi Parpol, Pengamat: Anies Baswedan Tak Cukup Andalkan Akar Rumput
Langkah Gerakan Rakyat tidak berhenti pada deklarasi. Mereka kini berpacu dengan waktu untuk melegitimasi diri sebagai peserta dalam arena politik formal.
Sahrin menargetkan partainya sudah terdaftar dan disahkan oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) RI paling lambat pada Februari 2026.
Untuk mencapai target ambisius tersebut, ia membakar semangat seluruh kader untuk bekerja militan.
Proses verifikasi partai politik oleh Kemenkumham dikenal memiliki syarat yang ketat, mulai dari kepengurusan di tingkat provinsi, kabupaten/kota, hingga kecamatan, serta pemenuhan syarat administrasi lainnya. Sahrin optimistis, dengan semangat yang ada, semua rintangan itu dapat dilalui.
“Insyaallah kita akan mampu mendirikan satu partai politik, Partai Gerakan Rakyat ini, dan memenuhi seluruh syarat-syarat yang diminta oleh negara,” katanya sebagaimana dilansir Antara.
Tag
Berita Terkait
-
Ormas Gerakan Rakyat Deklarasi Jadi Parpol, Dukung Anies Sebagai Presiden
-
Gerakan Rakyat Deklarasi Jadi Parpol, Pengamat: Anies Baswedan Tak Cukup Andalkan Akar Rumput
-
Deklarasi Jadi Partai, Gerakan Rakyat Usung Anies Baswedan sebagai Calon Presiden
-
Pandji Pragiwaksono Ungkap Alasan Anies Baswedan Tak Dibahas di Mens Rea
-
Anies Desak Banjir Sumatera Ditetapkan Jadi Bencana Nasional
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
Terkini
-
Siap-siap Panen Cuan! Dividen BBRI Diproyeksi Tembus 13 Persen, Minat Borong?
-
Sifat dan Karakter Shio Kambing dari Positif hingga Negatif
-
Meroket Lagi, IHSG Menuju Level 6.400
-
Chelsea Tikung Arsenal, Rekrut Morgan Rogers dengan Harga Fantastis!
-
Serangan Harimau Kembali Terjadi di Siak, Kali Ini Korbannya Pekerja Alat Berat
-
Kiamat Harga Gadget 2027? TSMC Naikkan Biaya Produksi Chip 10%, Raksasa Teknologi Mulai "Eksodus"
-
Live Malam Hari! Catat Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
-
Antam dan Galeri 24 Koreksi, Cek Harga Jual dan Buyback Emas Hari Ini di Pegadaian
-
Sepak Terjang Nanik S. Deyang Pimpin BGN, Kini Pilih Mundur Fokus Pengobatan
-
Bukan Sekadar Transportasi, KRL Mengubah Cara Saya Melihat Perjalanan Harian