Suara.com - Kementerian Dalam Negeri mengukuhkan oranisasi perhimpunan Raja dan Sultan yang tergabung dalam Majelis Agung Raja Sultan (Mars) Indonesia, di Gedung Kementerian Dalam Negeri, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Kamis (24/8/2017).
Pengukuhan pengurus Mars Indonesia dilakukan oleh Pelaksana Tugas Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri Hadi Prabowo, yang mewakili Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo.
Dalam sambutannya, Hadi mengatakan budaya daerah yang dikembangkan raja dan sultan pada masa lalu, merupakan jati diri bangsa sehingga harus dilestarikan.
"Keberadaan Mars Indonesia diharapkan dapat memajukan budaya daerah. Mars Indonesia juga bertujuan menghimpun organisasi raja, sultan dan lembaga adat yang pernah eksis sebelumnya seperti Forum Silaturahim Keraton Nusantara (FSKN). Serta dapat menjadi mitra kerja pemerintah dalam melestarikan budaya daerah,” harapnya.
Lebih lanjut, Mars Indonesia juga diharapkan berpartisipasi aktif dalam mewujudkan cita-cita nasional serta menjaga keutuhan dan kedaulatan NKRI.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
Terkini
-
Pakar Beberkan Alasan KPK Kehilangan Masa Keemasannya
-
Alarm Nasional! Siswa SMP Bom Molotov Sekolah, Komisi X Panggil Mendikdasmen Bahas Radikalisme
-
Amanah Bangsa Palestina di Balik Prabowo Boyong Indonesia ke BoP, Mengapa?
-
Kuasa Hukum Bupati Jember Beberkan Hak Finansial Wabup Capai Hampir Setengah Miliar
-
Pelaku Usaha Butuh Kepastian Regulasi, Para Pakar Ini Soroti Profesionalisme Penegakan Hukum
-
Prabowo Punya Rencana Mundur? Dino Patti Djalal Bocorkan Syarat Indonesia Gabung BoP
-
Niat Bersihkan Rumah Kosong, Warga Sleman Temukan Kerangka Manusia di Lantai Dua
-
Jakarta Diguyur Hujan dari Pagi Sampai Malam: Peta Sebaran Hujan Lengkap dari BMKG
-
Seskab Teddy Ungkap Posisi Indonesia di BoP: Dana USD 1 Miliar Tidak Wajib dan untuk Gaza
-
Prabowo Kumpulkan Eks Menlu: Apa Saja Poin Krusial Arah Politik Luar Negeri di Istana?