Suara.com - Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan, telah mendapat rekomendasi menjadi bakal calon presiden pada Pemilu 2019, melalui rapat kerja nasional (rakernas) partai tersebut.
Namun, Wakil Ketua Umum PAN Taufik Kurniawan mengatakan keputusan itu bisa berubah sesuai hasil uji materi UU Penyelenggaraan Pemilu, yang tengah digugat ke Mahkamah Konstitusi (MK).
"Semua itu dikembalikan pada undang-undang yang ada. Sekarang ini kan menunggu uji materi ke MK terkait ambang batas presidensial. Misalnya disetujui nol persen atau 25 persen, ini sangat memengaruhi figur masing-masing partai politik," kata Taufik di DPR, Jakarta, Kamis (24/8/2017).
Putusan MK itu pula yang nantinya menciptakan peta politik menjelang Pemilu 2019. Dengan demikian, susunan calon presiden dan calon wakil presiden yang diusung partai politik juga akan bisa berubah.
Apalagi, sambung Taufik, masih ada waktu hingga satu tahun ke depan sebelum pemilu digelar.
"Setiap partai pasti akan melakukan finalisasi dalam rakernas masing-masing. PAN sendiri masih akan menggelar rakernas kembali pada 2018,” terangnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
Pilihan
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Sesaat Lagi! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
-
Profil Sertu Farizal Rhomadhon, Prajurit TNI asal Kulon Progo yang Gugur di Lebanon
Terkini
-
Babak Baru Korupsi Kuota Haji: KPK Tetapkan Petinggi Maktour dan Ketum Kesthuri Sebagai Tersangka
-
Usut Tuntas Kasus Aktivis KontraS, Ketua YLBHI Desak Polri Tangkap Otak di Balik Teror Air Keras
-
PDIP Kutuk Keras Penyerangan TNI di Lebanon, Megawati Beri Instruksi Khusus Ini ke Kader
-
Negosiasi Selat Hormuz Berlanjut, Menlu Sugiono: Ada Sinyal Positif untuk Kapal RI
-
Minta Polisi Ungkap Pendana Isu Ijazah Palsu, Tim Hukum Jokowi: Saya Dengar Ada 'Charlie Chaplin'
-
Mendagri Tito Apresiasi BSPS, Program Perumahan Bantu Warga Kurang Mampu
-
Mahfud MD Curhat di DPD: Laporan Reformasi Polri Rampung, Tapi Belum Diterima Presiden
-
Imigrasi Ngurah Rai Amankan Buronan Interpol Asal Inggris
-
Geledah Kantor PT AKT, Kejagung Temukan Tumpukan Dolar Senilai Rp 1 Miliar!
-
Menaker Dorong Layanan Kemnaker Lebih Responsif dan Mudah Diakses Masyarakat