Suara.com - KPU akan melakukan verifikasi partai politik peserta pemilu 2019 pada Oktober 2017, demikian dikatakan komisioner Komisi Pemilihan Umum Evi Novida Ginting sebelum rapat konsultasi dengan Komisi II DPR, Selasa (22/8/2017).
"Verifikasi ini kita mulai di bulan Oktober (2017). Dengan pengumuman, pendaftaran. Jadi di awal Oktober kita sudah mulai tahapan tersebut," kata Evi.
Eva menambahkan rapat konsultasi merupakan bagian dari proses koordinasi KPU dengan DPR selaku pembuat undang-undang.
"Kita akan fokus hari ini dengan PKPU," ujarnya.
Dia berharap pembahasan PKPU ini bisa diselesaikan dalam waktu yang sudah ditentukan. Sehingga, waktu untuk sosialisasi PKPU ini bisa dimaksimalkan.
"Kalau PKPU-nya sudah disahkan kita bisa sosialisasi dengan partai-partai peserta pemilu yang ada," ujarnya.
Wakil Ketua Komisi II DPR Riza Patria mengatakan rapat konsultasi ini akan digelar beberapa hari ke depan. Dia berharap PKPU segera selesai sehingga KPU dan Bawaslu bisa melaksanakan tahapan pemilu 2019 yang sudah dijadwalkan.
"Jadi semua akan kita rampungkan dalam beberapa hari ke dpn. Sehingga peraturan KPU bisa selesai dengan baik dan bisa jadi pegangan bagi kita semua untuk pemilu 2019," kata Riza.
Politikus Gerindra ini menambahkan ada 20 item penting yang menjadi isu dalam PKPU ini. Di antaranya adalah soal kampanye, sampai sosialisasi dan pelatihan saksi.
"Tapi kita yakini KPU tidak akan menghadapi masalah dan bisa dituangkan dalam Peraturan KPU secara baik dan bisa dipahami oleh peserta pemilu," ujar dia.
Tag
Berita Terkait
-
Mengapa KPU Tak Verifikasi Keaslian Ijazah Jokowi Saat Pilpres 2014?
-
Ijazah Jokowi Tanpa Sensor Akhirnya Dirilis, Drama Berjilid-jilid Segera Berakhir?
-
Profil Bonatua Silalahi, Peneliti yang Ungkap Salinan Ijazah Jokowi di KPU
-
Ini dia Penampakan Salinan Ijazah Jokowi Telegalisir dari KPU
-
Doktor Ahli Pengadaan yang Bikin KPU Keok Terkait Ijazah Jokowi: Siapa Sebenarnya Bonatua Silalahi?
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Andrie Yunus Jalani Operasi Lanjutan, Dokter Fokus Selamatkan Bola Mata Kanan
-
Arus Lebaran 2026 Menguat, Tol GempolPasuruan Didominasi Pergerakan ke Arah Pasuruan
-
Optimalkan SDA untuk Kemandirian Nasional, Prabowo Pacu Hilirisasi dan Ketahanan Energi
-
Prabowo Dorong Reformasi TNI: Penegakan Hukum Internal Diperketat, Tak Ada Toleransi Pelanggaran!
-
Cerita Arus Balik: Syamsudin Trauma Macet 27 Jam di Jalan, Derris Pilih War Tiket Sejak H-45
-
Anak Durhaka! Kata-kata Sadis Remaja 18 Tahun Usai Bunuh Ibu Kandung
-
Akal Bulus Model Cantik Tipu Pria Kaya, Korban Merugi Sampai Rp3 Miliar
-
Dear Donald Trump! Ini Ada Ejekan dari Jubir Iran: Malu yah Kalah Perang
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
AS-Israel Lakukan Kejahatan Perang: 600 Sekolah Hancur, 66 Balita Iran Tewas