Suara.com - Di hari ke-11 pertandingan SEA Games 2017, Jumat (25/8), Indonesia terus menambah pundi-pundi medali emas. Dari pantauan Suara.com sampai pukul 22.30 WIB, tercatat Indonesia mendapatkan tiga medali emas pada hari ini.
Dua diantaranya datang dari cabang atletik. Pertama oleh Eki Febri Ekawati dari nomor tolak peluru putri. Eki meraih medali emas dengan catatan jarak lemparan peluru sejauh 15,39 meter.
Emas kedua dari cabang atletik disumbangkan Agus Prayogo dari nomor lari 10.000 meter putra. Agus menyentuh garis finis pertama dengan catatan waktu 30 menit 22,26 detik.
Sementara itu, emas ketiga yang didapat Indonesia hari ini datang dari nomor renang lewat sumbangan Gagarin Nathaniel dari nomor 100 meter gaya dada putra.
Tambahan tiga emas tersebut membuat Indonesia total sejauh ini telah meraih 22 medali emas. Meski demikian, posisi Indonesia di klasemen sementara medali belum beranjak dari peringkat kelima.
Berikut klasemen sementara medali yang dipantau Suara.com dari situs resmi SEA Games 2017 hingga hari ini pukul 22.30 WIB.
|
No |
Negara |
Emas Baca Juga: Bayar Kegagalan di Maraton, Prajurit TNI Ini Rajai Nomor 10 Km |
Perak |
Perunggu |
Total |
|
1 |
Malaysia |
68 |
Berita Terkait
-
Indonesia Short Course Emerging Series 2026 Digelar, Fokus Regenerasi Atlet Renang Nasional
-
Jason Donovan Bertekad Pecahkan Rekor Pribadi di Asian Games 2026
-
Menikmati Sejuknya Annasya Waterpark, Surga Kecil di Kalisat Jember Jatim
-
Resmi Berstandar Dunia, Mangkunegaran Run 2026 Bakal Guncang Solo
-
World Athletics Luncurkan Kejuaraan Dunia Maraton sebagai Ajang Mandiri Mulai 2030
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Dari Berau hingga Mahakam Ulu, Desa-Desa Ini Jadi Bukti Model Pembangunan Hijau Berkelanjutan
-
Ambisi B50 Dinilai Berisiko bagi Ekonomi, Pangan, dan Lingkungan: Adakah Alternatifnya?
-
Nadiem Makarim Ungkap Perasaan Haru Jadi Tahanan Rumah: Bayi Saya Nangis
-
Gus Ipul Sebut Penyalahgunaan Bansos untuk Judol Turun Drastis: Diberikan pada yang Membutuhkan
-
Bela Siswa SMAN 1 Pontianak, Anggota DPR Minta Juri LCC 4 Pilar Dievaluasi Total
-
Permenhut Perdagangan Karbon Dikritik, Pemerintah Diminta Fokus Hentikan Deforestasi
-
Eksekutor Andrie Yunus Ngaku Tak Tahu Dampak Siraman Air Keras
-
Warga Palestina Dipaksa Bongkar Makam Keluarga, PBB Kecam Tindakan Israel di Tepi Barat
-
Gelombang Panas Picu Krisis Pangan, Dunia Mulai Cari Cara Bertahan
-
Kronologi Kebakaran Maut Sunter Agung: Tetangga Bantu Pakai APAR, 4 Nyawa Tak Tertolong