Suara.com - Satu lagi wakil Indonesia lolos ke babak semifinal BWF World Championships 2017. Setelah pasangan ganda campuran Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir, kini sektor ganda putra mengirim wakil pertamanya, Mohammad Ahsan/Rian Agung Saputro.
Ahsan/Rian melaju ke semifinal dengan mengalahkan Chung Eui Seok/Kim Dukyoung (Korea), dengan skor 21-16, 21-18. Meskipun Chung/Kim adalah pasangan baru, namun Ahsan/Rian mengaku tak kesulitan mempelajari permainan lawan.
“Kami sudah mempelajari permainan mereka lewat video pertandingan dan kami sudah tahu apa yang harus diterapkan di pertandingan ini,” kata Ahsan usai pertandingan.
“Kami bersyukur bisa ke semifinal, tetapi kami tidak mau terlalu senang, masih ada pertandingan kedepannya, tetap fokus,” tambahnya.
Melaju ke semifinal kejuaraan dunia merupakan gebrakan dari Ahsan/Rian, pasalnya sejak dipasangkan pada awal tahun 2017, Ahsan/Rian belum dapat menaklukkan kerasnya persaingan di level super series.
Akan tetapi Ahsan/Rian membungkam keraguan banyak orang atas duet mereka dengan menundukkan pasangan terbaik dunia, Li Junhui/Liu Yuchen (Tiongkok) di babak kedua BWF World Championships 2017.
“Kami mau melihat kedepan dan memperbanyak komunikasi. Kami evaluasi kekalahan-kekalahan sebelumnya bersama pelatih,” ujar Ahsan.
Bagi Ahsan, raihan medali di kejuaraan dunia bukanlah hal yang baru. Bersama Hendra Setiawan, Ahsan berhasil menduduki tahta juara dunia pada tahun 2013 dan 2015. Berbeda dengan Ahsan, ini adalah medali kejuaraan dunia pertama buat Rian.
“Berpasangan dengan Ahsan yang lebih berpengalaman memang membuat saya lebih termotivasi. Saya berharap bisa memberikan kemampuan terbaik saya,” ucap Rian.
Ahsan/Rian pun tak lupa meminta dukungan masyarakat Indonesia untuk mendukung mereka dan wakil Indonesia yang tengah berjuang di BWF World Championships 2017.
“Kami meminta dukungan dan doa dari masyarakat Indonesia, semoga pemain Indonesia bisa sampai ke podium tertinggi,” pungkas Rian.
Masih ada dua kesempatan lagi untuk menambah wakil ke semifinal lewat pasangan Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo dan pasangan ganda campuran Praveen Jordan/Debby Susanto. (PBSI)
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 5 Rekomendasi Sepeda Lipat di Bawah 5 Juta yang Ringan dan Stylish, Mobilitas Semakin Nyaman
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
KPK Telusuri Pemilik Lima Koper Berisi Uang Rp5 Miliar dalam Kasus Bea Cukai
-
DPRD DKI Kritik Impor 3.100 Sapi oleh Pramono Anung, Dinilai Tak Sejalan UU Pangan
-
Habib Jafar: Ramadan Momentum Jadi Muslim Kaya Hati, Bukan Sekadar Kaya Materi
-
Hakim Tetapkan Kerugian Negara Kasus Korupsi Minyak Pertamina Sebesar Rp9,4 Triliun
-
Divonis 9 Tahun Penjara, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Sebut Fakta Sidang Diabaikan
-
Ancaman Nyata dari AS hingga AI: Bagaimana RI Menjaga 'Benteng' Pembangunan Nasional di 2026?
-
Aksi Kamisan Yogyakarta: Soroti Kekerasan Aparat di Tual dan Penghormatan bagi John Tobing
-
KPK Tangkap Pegawai Bea Cukai Budiman Bayu, Tersangka Baru Kasus Korupsi Impor
-
DPR Segera Panggil PT Agrinas Terkait Impor 105 Ribu Mobil Pickup India
-
Kasus Korupsi Minyak Pertamina, Edward Corne Divonis 10 Tahun Penjara