Suara.com - Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie mengaku optimistis lolos tahap verifikasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai peserta Pemilu 2019.
"Kami optimistis bisa lolos verifikasi oleh KPU. Untuk memenuhi tahapan itu sudah kami siapkan sejak tiga tahun lalu," ujar Grace dalam pertemuan Kopi Darat Wilayah 2017 di Jakarta, Sabtu.
Apalagi, menurut dia, persyaratan yang harus dipenuhi untuk menjadi peserta Pemilu 2019 tersebut, ternyata tidak jauh berbeda dengan ketentuan yang ditetapkan Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) saat meloloskan PSI dalam seleksi badan hukum partai politik pada 2016.
"Perbedaannya hanya perlu ada tambahan anggota dan tentu tahapannya saat ini sudah kita penuhi," terang dia pula.
Tahapan pendaftaran dan verifikasi partai politik, yang akan bersaing pada Pemilu 2019, akan dibuka pada Oktober 2017.
Berdasarkan UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Pemilu, syarat partai politik untuk menjadi peserta pemilu di antaranya adalah telah lolos dalam seleksi badan hukum Kemenkumham, memiliki kepengurusan di seluruh provinsi, memiliki kepengurusan di 75 persen kabupaten serta kota dan 50 persen kepengurusan di tingkat kecamatan.
"Ini kami lakukan semua untuk persiapan Pemilu 2019. Target kami adalah menjadi pemenang pemilu (tahun 2019), kalau dibilang mustahil kita pernah lihat ada partai baru 15 bulan di Perancis, tapi berhasil memiliki wakil terbanyak di parlemen dan isinya juga anak-anak muda, seperti PSI," tambah Grace. [Antara]
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Pilih Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta, Zulhas: Artis Itu Kreatif dan Kerjanya Produktif
-
HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
-
Malam Minggu Spesial di Bundaran HI: Warga Rayakan HUT Jakarta ke-499 Sambil Nonton Konser
-
Soroti Ketimpangan Distribusi MBG, Garuda Institute Dorong BGN Perkuat Akurasi Sasaran
-
Taruna Akmil Masuk Sekolah Rakyat, Amnesty Khawatir Siswa Jadi Korban Militerisasi Pendidikan
-
Resmi! Zulhas Lantik Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta Gantikan Eko Patrio
-
GMNI Desak Pemerintah Hentikan Total Program Kopdes Merah Putih: Jangan Boroskan APBN
-
Kemenhan Akui 32 Peserta Hamil Sempat Ikut Latsarmil SPPI, Akhirnya Dipulangkan
-
Gempa Pacitan Terasa hingga Yogyakarta, KAI Sempat Hentikan Perjalanan Kereta
-
Jangan Lewatkan Keseruan Belanja di Alfamidi Akhir Pekan Ini: Bonus Spesial Sudah Menanti