Suara.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati telah mengirimkan surat kepada Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo terkait anggaran dana partai politik Rp1000 per suara sah.
"Di dalam surat Menteri Keuangan kepada Mendagri tanggal 29 Maret 2017 telah ditetapkan usulan untuk bantuan kepada partai politik dapat dipertimbangkan adalah sebesar Rp1.000 per suara sah," kata Sri dalam acara Workshop Kesatuan Perempuan Partai Golkar di Hotel Sultan, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Minggu (27/8/2017).
Ini berarti anggaran dana Parpol naik dari sebelumnya hanya Rp100-108 per suara sah. Kata Sri, kenaikan ini menjadi 8 kali lipat sejak 2009 hingga 2017.
Meski demikian, hal ini belum sesuai dengan anggran yang diusulkan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi, yaitu Rp1071. Namun, Pemerintah akan terus melakukan evalusia setiap tahunnya.
"KPK merekomendasikan ini karena KPK menganggap bahwa parpol ini harus berfungsi tanpa melakukan berbagai kegiatan korupsi," tutur Sri.
Sri menyadari, anggaran parpol yang terlalu kecil seringkali menjadi salah satu alasan bagi politisi melakukan korupsi. Ini berseberangan dengan tujuan parpol yang maksudkan untuk menjadi jembatan tujuan bernegara.
"Jangan sampai kita mencoba untuk mencapai tujuan bernegara bahkan dengan menghianatinya," kata Sri.
Dengan penambahan anggaran ini, kata Sri, Parpol harus melaksanakan fungsinya yang tercantum di dalam Peraturan Pemerintah Nomor 5 Tahun 2009 atau Undang-Undang Partai Politik.
"Pertama, Parpol menyusun dan melaksanakan program rekrutmen dan kaderisasi yang baik. Kedua, menyusun dan melaksanakan kode etik politisi. Ketiga, melaksanakan pendidikan politik kepada masyarakat dan Keempat melakukan pembenahan kelembagaan serta tata kelola keuangan, supaya partai politik menjadi transparan dan akuntabel," kata Sri.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
- 3 Sepatu Lari Skechers Terbaik untuk Pemula dan Pelari Harian
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
Pilihan
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
Terkini
-
Polda Metro Jaya Bentuk Tim Pemburu Begal, Kombes Iman: Kami Siap Beraksi 24 Jam!
-
Kepulauan Seribu Diserbu Wisatawan Saat Liburan, Polres Sebar Polisi di Tiap Dermaga
-
Kedubes Jepang Warning Warganya: Nekat Prostitusi Anak di RI, Siap-siap Dibui di Dua Negara
-
Polisi Ciduk Komplotan Jambret di Tamansari, Uang Hasil Kejahatan Dipakai Buat Pesta Sabu
-
Sebut Prabowo Anggap Gagasannya Suci, Sobary: Oh Paus Saja Ndak Begitu Bung!
-
Tak Ada Ampun! Hanya 6 Hari Pasca Penggerebekan, Pemprov DKI Sikat Habis Izin B Fashion Hotel
-
Ekonom UGM: Pemindahan Ibu Kota ke IKN Masuk Fase Ketidakpastian, Berisiko jika Dipaksakan Pindah
-
Singgung Nasib Bambang Tri hingga Jonan, Sobary Beberkan Cara Jokowi Matikan Karier Politik Lawan
-
Imigrasi Dalami Dugaan Tindak Pidana Keimigrasian 320 WNA Terduga Sindikat Judi Online Internasional
-
Pakar Militer Minta Kemenhan RI Tak Asal Beli Kapal Tanpa Rudal, Sindir Tren Alutsista Ompong