Suara.com - Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), dari balik sel penjara Rutan Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, mengirimkan secarik surat untuk mantan jurnalis Metro TV, Najwa Sihab.
Surat tersebut lantas diunggah ke akun Instagram pribadi Ahok, @basuki_btp. Surat tersebut diunggah oleh tim @timbtp yang mengelola akun Instagram Ahok, selama yang bersangkutan mendekam dalam terungku.
Ahok mengirimkan surat tersebut terkait acara Mata Najwa di Metro TV yang diampu Najwa bakal berakhir tayang pada Agustus 2017.
Berikut isi surat Ahok kepada Najwa, tertanggal 16 Agustus 2017:
Selembar catatan Ahok buat Mata Najwa & Nana
Mako Brimob, 16-8-2017
Saya termasuk yang sering diundang di acara Mata Najwa (Geer dikit :)), yang pasti banyak pendukung jadi pro dan kontra jika saya hadir, kenapa? Karena Najwa akan bertanya secara tajam dan akan memancing atau 'memojokkan' kita yang khawatir memberi kesan kita salah atau bohong.
Bagi saya, Nana seorang yang profesional dan tidak 'ngeyel' terus memberi kesan menekan, Nana hanya ingin pemirsanya mendapatkan kebenaran dan pertanyaan-pertayaannya yang tajam tentu saja dengan tatapan mata Najwa yang khas.
Saya bersyukur acara Mata Najwa membuat saya tampil apa adanya dan tentu menjawab apa adanya. Hadapi pertanyaan dan tatapan mata Najwa, hanya satu kuncinya, kita harus jawab sesuai dengan yang ada di hati/nurani. Mulut dan otak harus sama. Di situ Nana dan penonton akan terima semua jawaban kita.
Baca Juga: Pansus Panggil Pimpinan KPK Sebelum 28 September
Saya doakan Nana sukses dan penuh suka cita di mana pun dia berkarya.
Tuhan memberkatimu, Nana.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Tak Butuh Bantuan China, Donald Trump: Xi Jinping Bestie Awak
-
Identitas 4 Pekerja Migran Indonesia yang Meninggal Tenggelam di Malaysia 10 Masih Hilang
-
Mentang-mentang Serumpun! Sindiran Pedas Malaysia Usai Puluhan WNI Jadi Korban Kapal Tenggelam
-
Eileen Wang Agen Rahasia China yang Menyelinap dan Sukses Jadi Walikota di AS, Kini Nasibnya Tragis
-
Pakar Ungkap Trik Licik Sindikat Judol Hayam Wuruk Lolos dari Blokir Pemerintah
-
Buntut Ucapan 'Cuma Perasaan Adik-adik Saja', MC LCC Empat Pilar Kalbar Akhirnya Minta Maaf
-
Eks Direktur BAIS Bongkar Rahasia Dapur Intelijen: Cuma Kasih 'Bisikan', Sisanya Hak Presiden
-
Menteri Perang AS Ngamuk ke Senat Saat Minta Rp24 Ribu T untuk Kalahkan Iran
-
50 Santriwati di Pati Diduga Jadi Korban Seksual, LPSK Siapkan Perlindungan
-
Hati-hati! Eks Intelijen BAIS Sebut RI Bisa Jadi 'Padang Kurusetra' Rebutan AS-China