Kolektor bernama Respati Teguh Santoro Ostenrik [suara.com/Bowo Raharjo]
Pemerintah Provinsi Jakarta mendapat hibah patung Menembus Batas dari kolektor bernama Respati Teguh Santoro Ostenrik. Patung ini merupakan pecahan dari Tembok Berlin. Patung tersebut akan diletakkan di Ruang Terbuka Hijau dan Ruang Publik Terpadu Ramah Anak Kalijodo dan diresmikan pada 3 Oktober 2017.
"Tanggal 3 Oktober kalau tidak salah itu adalah runtuhnya Tembok Berlin, reunifikasi Jerman Barat dan Jerman Timur setelah Tembok Berlin runtuh," ujar Djarot saat menyampaikan kata sambutan penerimaan hibah di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (7/9/2017).
Patung Menembus Batas akan menjadi lambang perdamaian.
"Sebenarnya di antara kita semua pada hakikatnya tidak ada batas-batas. Kita semua sama sebagai warga Indonesia," kata Djarot.
Djarot mengapresiasi kedermawanan Teguh. Patung ini akan menjadi bahan renungan dan bernilai sejarah tinggi. Tembok Berlin dulu merupakan batas pemisah Jerman Barat dan Timur. Runtuhnya tembok tersebut kemudian menyatukan kembali kedua kawasan.
"Saya sangat berterima kasih kepada Pak Teguh beserta Ibu yang menyumbangkan karyanya yang kalau menurut saya cukup monumental. Karena di kawasan Asia tidak banyak negara yang mempunyai koleksi lempengan Tembok Berlin," kata dia.
Teguh mengatakan peletakan empat pecahan Tembok Berlin merupakan simbol menembus batas. Artinya, Indonesia harus tetap bersatu.
"Kita harus mensyukuri kita beragam, nggak harus disekat-sekat, itu justru harus kita tembusi untuk mencapai suatu kesatuan dan persatuan. Dengan catatan persatuan dan kesatuan itu harus tetap beragam," kata Teguh.
"Tanggal 3 Oktober kalau tidak salah itu adalah runtuhnya Tembok Berlin, reunifikasi Jerman Barat dan Jerman Timur setelah Tembok Berlin runtuh," ujar Djarot saat menyampaikan kata sambutan penerimaan hibah di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (7/9/2017).
Patung Menembus Batas akan menjadi lambang perdamaian.
"Sebenarnya di antara kita semua pada hakikatnya tidak ada batas-batas. Kita semua sama sebagai warga Indonesia," kata Djarot.
Djarot mengapresiasi kedermawanan Teguh. Patung ini akan menjadi bahan renungan dan bernilai sejarah tinggi. Tembok Berlin dulu merupakan batas pemisah Jerman Barat dan Timur. Runtuhnya tembok tersebut kemudian menyatukan kembali kedua kawasan.
"Saya sangat berterima kasih kepada Pak Teguh beserta Ibu yang menyumbangkan karyanya yang kalau menurut saya cukup monumental. Karena di kawasan Asia tidak banyak negara yang mempunyai koleksi lempengan Tembok Berlin," kata dia.
Teguh mengatakan peletakan empat pecahan Tembok Berlin merupakan simbol menembus batas. Artinya, Indonesia harus tetap bersatu.
"Kita harus mensyukuri kita beragam, nggak harus disekat-sekat, itu justru harus kita tembusi untuk mencapai suatu kesatuan dan persatuan. Dengan catatan persatuan dan kesatuan itu harus tetap beragam," kata Teguh.
Tag
Komentar
Berita Terkait
-
Pamer KTA Palsu Dalih Tangkap Orang di Kalijodo, Polisi Abal-abal Gondol HP hingga Motor Abang Ojol
-
Mau Revitalisasi RPTRA Kalijodo yang Ditinggal Anies, Pramono: Nanti Bisa Buat Jogging hingga Teater
-
Sejarah Taman Kalijodo, Peninggalan Ahok yang Terbengkalai Sekarang Ingin Dibenahi Pramono Anung
-
Mau Benahi Taman Kalijodo Peninggalan Ahok, Pramono: Ternyata Warga Sana Tidak Suka Main Skateboard
-
Jaman Jabat Gubernur DKI, Anies Tutup Alexis dan Ahok Tutup Kalijodo, Greget Mana?
Terpopuler
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
Terkini
-
Prabowo dan Megawati Bertemu 2 Jam di Istana Merdeka, Bahas Isu Strategis hingga Geopolitik
-
Dekat Vatikan, Gema Takbir Idul Fitri 2026 Dirayakan Umat Muslim bersama Warga Lokal
-
Bos Djarum Michael Bambang Hartono Wafat, Ini Jadwal Lengkap Pemakamannya di Rembang
-
Komnas HAM akan Panggil Panglima TNI, Usut Keterlibatan Anggota BAIS di Kasus Air Keras Andrie Yunus
-
Lebaran di Neraka Dunia: Ketika Kue Idul Fitri Jadi Simbol Perlawanan Hidup di Gaza
-
Prabowo Ungkap Alasan Strategis Indonesia Gabung 'Board of Peace' Demi Kemerdekaan Palestina
-
Petaka Bangunan Tua SD Inpres Oepula: Siswa Kelas 1 Meninggal Dunia Usai Tertimpa Reruntuhan
-
Prabowo Sebut Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Tindakan Terorisme: Harus Diusut Aktornya
-
Menag Nasaruddin Umar Imbau Umat Jaga Ketertiban Saat Lebaran, Tekankan Pentingnya Ukhuwah
-
Idulfitri Berbeda, Menag Minta Muhammadiyah Toleransi ke Warga yang Masih Puasa Besok