Seekor ular piton nekat menelan seekor kucing gemuk di Pathum Thani, Thailand. Uniknya, si ular piton ‘dipaksa’ memuntahkan kucing peliharaan bernama Bobo itu.
Ular piton yang memuntahkan kucing itu direkam dalam sebuah video yang diunggah dan tersebar ke media sosial. Dalam video, terlihat si ular piton memuntahkan si kucing yang memiliki bobot tubuh 3 kilogram.
Terlihat sejumlah petugas pengendali binatang liar memindahkan si ular dari dalam rumah ke halaman. Kemudian, diduga kuat ular piton itu diminta untuk memuntahkan kucing tersebut.
Meskipun ular piton berukuran sedemikian panjang adalah sesuatu yang biasa di Thailand, menurut salah seorang petugas, Siroj Kamoltronwattana, sangat jarang sekali insiden semacam itu diabadikan dengan video.
Suara.com -
Kucing yang ditelan, si Bobo, adalah satu dari tiga kucing peliharaan milik seorang perempuan berusia 53 tahun, Saowarak Charoen. Saowarak awalnya berniat memberi makan ketiganya pada Rabu (6 September 2017) ketika ia melihat ular piton dengan salah satu kucingnya sudah di dalam perut.
“Saya berada di rumah ketika menemukan salah satu dari tiga kucing saya hilang. Saya berkeliling untuk mencarinya dan menemukan seeekor ular keluar dari bawah bak cuci piring. Tubuhnya membengkak seperti baru saja menelan sesuatu,” kata Saowarak.
Saowarak lantas memanggil polisi dan petugas pengendali hewan liar untuk meminta bantuan. Petugas membutuhkan waktu setengah jam untuk menangkap si ular piton.
Setelah dimuntahkan, Bobo sang kucing dikuburkan Saowarak, sementara ular piton itu dibawa pergi oleh petugas. (Asiaone)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Iran Wajibkan Izin Khusus Kapal yang Melintasi Selat Hormuz
-
Ironi Tuan Rumah Piala Dunia 2026 Saat Rakyat Meksiko Terhimpit Biaya Hidup
-
Apresiasi Daerah Berprestasi, Mendagri: Perlu Keseimbangan Pengawasan dan Insentif
-
Penjelasan PAM Jaya soal Penertiban 15 Rumah Dinas di Benhil
-
Ada 182 Laporan Dugaan Kekerasan Daycare Little Aresha, Puluhan Orang Tua Siap Tempuh Jalur Hukum
-
Laporan Warga Gambir Bongkar Jaringan Sabu 3 Kota, Polisi Tangkap 3 Tersangka!
-
Ortu Korban Daycare Little Aresha akan Kirim Petisi ke UGM, Desak Sanksi Dosen yang Diduga Terlibat
-
Mahfud MD: Komisi Reformasi Fokus Benahi Sistem Karier Polri, Bukan Usul Nama Ganti Kapolri
-
Mensos Gus Ipul Berencana Temui KPK Besok, Laporkan Proses Pengadaan di Sekolah Rakyat
-
Hujan Masih Guyur Jabodetabek di Tengah Kemarau, Begini Penjelasan BMKG